SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta Gelar Panen Karya dan Smart Fair, Wujudkan Pembelajaran Berbasis Proyek dan STEAM

SLEMAN – SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta menggelar kegiatan Panen Karya dan Smart Fair Semester Gasal Tahun Pelajaran 2025/2026 di Auditorium Al Hafidh, Kampus 1 Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS), Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi atas karya, inovasi, dan kreativitas peserta didik sebagai hasil dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan pendekatan STEAM yang konsisten diterapkan di sekolah.

Mengusung tema “Tumbuh dan Berakar: Sinergi Berkelanjutan, Menyuarakan Asa, Tangguh Jiwa Raga”, Panen Karya dan Smart Fair menampilkan beragam proyek kreatif siswa kelas VII, VIII, dan IX. Tema proyek disesuaikan dengan jenjang kelas, yakni Gaya Hidup Berkelanjutan untuk kelas VII, Suara Demokrasi untuk kelas VIII, serta Bangunlah Jiwa Raga dan Kewirausahaan untuk kelas IX.

Penyesuaian tema tersebut dirancang untuk mendorong siswa mengkaji isu-isu aktual melalui sudut pandang yang relevan dengan usia, pengalaman belajar, serta tahap perkembangan mereka.

Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta, Fajar Arif Herjayanta, M.Pd, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diisi dengan presentasi proyek, penampilan hiburan, serta pameran karya melalui stand-stand proyek. Berbagai hasil karya siswa dipamerkan sebagai wujud kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi antarsiswa.

Salah satu proyek yang menarik perhatian pengunjung adalah Smart Waste Bin, tempat sampah otomatis berbasis teknologi sensor yang dirancang untuk meningkatkan kebersihan dan higienitas lingkungan sekolah.

Dalam presentasinya, para siswa menjelaskan bahwa Smart Waste Bin bekerja menggunakan sensor ultrasonik yang mampu mendeteksi keberadaan tangan atau benda di dekat penutup tempat sampah. Ketika sensor aktif, penutup akan terbuka secara otomatis dan menutup kembali setelah sampah dibuang. Mekanisme tanpa sentuhan ini dinilai efektif untuk mengurangi risiko perpindahan kuman sekaligus menumbuhkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Baca Juga  Hasil Survei Pengawas YPI : SMP Islam Al Azhar 66 Bantul Peringkat 1 Layanan Sekolah

Selain itu, siswa juga mempresentasikan inovasi air purifier sederhana sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Alat ini memanfaatkan bahan-bahan sederhana sebagai media filter, namun tetap menerapkan prinsip penyaringan udara yang efektif.

Melalui kegiatan Panen Karya dan Smart Fair ini, SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta kemampuan inovasi siswa sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Warjiyanto Panca Wasana. Ia menilai kegiatan yang digelar di AYWS selalu menghadirkan hal-hal baru dan inspiratif.
“Saya melihat selalu ada pembaruan setiap kali Al Azhar mengadakan gelar karya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pengelola dan Pelaksana Harian (BPPH) Al Azhar Yogyakarta World Schools, Suhartini, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak yayasan memandang kegiatan ini bukan sekadar agenda sekolah, melainkan sebuah perayaan perjalanan belajar peserta didik.

“Kami bangga melihat bagaimana sekolah memberikan ruang bagi murid untuk mengekspresikan kemampuan, karakter, dan kreativitas mereka. Hari ini, sekolah menghadirkan wadah yang sangat bermakna, di mana anak-anak dapat menunjukkan proses pembelajaran melalui karya, presentasi proyek, dan penampilan seni,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim sekolah yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan penuh dedikasi.
“You make learning visible in such a beautiful way,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suhartini menegaskan bahwa peran guru dan seluruh pendidik sangatlah vital.
“Di balik setiap karya yang ditampilkan, ada kesabaran, pendampingan, dan keikhlasan yang luar biasa. Yayasan sangat mengapresiasi upaya sekolah dalam menjaga kualitas proses belajar anak-anak,” katanya.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, keberanian, serta rasa percaya diri peserta didik.

Baca Juga  KB-TK Islam Al Azhar 60 Internasional Tawarkan Pendidikan Dini Berbasis Bahasa Inggris dan Program Full Day yang Holistik

“Kepada anak-anakku semua, hari ini adalah panggung kalian. Tampilkan yang terbaik, bukan untuk menjadi sempurna, tetapi sebagai cermin dari keberanian dan kerja keras. Be proud of your process, not only your results. Kalian adalah generasi hebat yang insyaAllah kelak memberi manfaat bagi sesama,” pesannya.

Yayasan, lanjut Suhartini, akan terus mendukung langkah sekolah dalam menghadirkan program-program pendidikan yang berkualitas. Upaya dan inovasi yang telah dilakukan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta diharapkan dapat terus dijaga, diperkuat, dan ditingkatkan dari waktu ke waktu. (Chaidir)