Peringati Isra Mi’raj, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul Tanamkan Spirit Salat di Tengah Tantangan Era Digital

BANTUL — Cuaca mendung disertai hujan yang turun sejak pagi, Kamis (15/1/2026), tak menghalangi langkah murid SMP Islam Al Azhar 66 Bantul untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw. Kegiatan yang digelar usai salat duha ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan di lantai 4 gedung sekolah.

Dalam suasana sejuk dan tenang, murid tampak antusias menyimak tausiyah yang disampaikan Ustadz Sulaiman Yusuf, S.Ag., guru Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Al-Qur’an SMP Islam Al Azhar 66 Bantul. Ia mengajak murid menelusuri kembali peristiwa agung Isra Mi’raj, perjalanan Rasulullah saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha dalam satu malam atas kehendak Allah Swt.

Ustadz Yusuf menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar kisah sejarah, melainkan peristiwa besar yang menjadi penguat keimanan umat Islam. Dari peristiwa inilah, kewajiban salat lima waktu ditetapkan sebagai bentuk komunikasi langsung antara hamba dengan Sang Pencipta. Murid juga diingatkan agar tidak terjebak pada hal-hal duniawi yang dapat melalaikan kewajiban utama sebagai hamba Allah.

Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, Indra Juharni, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum refleksi diri. “Isra Mi’raj hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih disiplin dalam menjalankan salat. Tidak hanya salat wajib, tetapi juga membiasakan salat sunah dan menjaga kekhusyukan di tengah kesibukan dan tantangan era digital,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengangkat tema “Menjaga Iman di Era Digital Melalui Perjalanan Suci”. Tema tersebut relevan dengan kehidupan murid saat ini yang lekat dengan teknologi dan media digital. Untuk memperkuat pemahaman, panitia juga menggelar lomba resume materi pengajian yang diikuti seluruh murid.

Baca Juga  SMP IA 66 Bantul dan KB-TK IA 38 Bantul Serahkan Donasi untuk Palestina Melalui LAZ Al Azhar Yogyakarta

Melalui lomba ini, murid dilatih untuk fokus menyimak, berpikir kritis, serta menuangkan kembali pesan-pesan keislaman secara tertulis. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan literasi religius di lingkungan sekolah.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul berharap nilai-nilai spiritual, kedisiplinan salat, dan keteguhan iman dapat tertanam kuat dalam diri murid sebagai bekal menghadapi dinamika kehidupan di era digital. (Argo)