WONOSARI – KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari menerima kunjungan visitasi Pengawas Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta, Ibu Nur Aini, M.Pd, selama dua hari, Selasa–Rabu (3–4 Februari 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan YPI Al Azhar dalam menjaga standar mutu pendidikan sekaligus memastikan nilai-nilai keislaman terimplementasi secara konsisten di seluruh satuan pendidikan Al Azhar di Indonesia.
Menariknya, visitasi tidak dimulai saat pengawas hadir di sekolah, melainkan sejak sepekan sebelumnya. Ibu Nur Aini telah mengirimkan instrumen survei kepada wali murid dan guru untuk memotret tingkat kepuasan layanan pendidikan, iklim kerja, serta kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini menegaskan bahwa penilaian mutu Al Azhar tidak hanya berbasis dokumen, tetapi juga suara para pemangku kepentingan.
Hari Pertama: Menyapa Lingkungan Belajar dan Jantung Pembelajaran
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan school tour. Pengawas meninjau sarana prasarana, ruang kelas, serta lingkungan belajar anak sebagai fondasi penting tumbuh kembang peserta didik usia dini. Peninjauan ini menjadi penilaian awal terhadap kesesuaian lingkungan sekolah dengan kebutuhan anak dan standar mutu Al Azhar.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan observasi langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas. Ibu Nur Aini mencermati implementasi pembelajaran, pola interaksi guru dan peserta didik, serta suasana kelas yang tercipta. Observasi ini menjadi ruang refleksi nyata tentang bagaimana nilai, metode, dan pendekatan pembelajaran diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Pada siang hari, kegiatan difokuskan pada pembinaan guru dan karyawan. Dalam sesi ini, ditegaskan kembali bahwa pendidik dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak mutu Al Azhar. Profesionalisme, keteladanan, dan semangat pelayanan menjadi pesan utama dalam mendidik generasi islami yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.
Hari Kedua: Administrasi, Sinergi Orang Tua, dan Spirit Ramadhan
Hari kedua diawali dengan supervisi administrasi sekolah. Kelengkapan perangkat pembelajaran, administrasi kelas, hingga dokumen pendukung penyelenggaraan pendidikan menjadi bahan telaah untuk memastikan tata kelola sekolah berjalan tertib, akuntabel, dan berkesinambungan.
Momentum visitasi kemudian diperkuat dengan sesi sharing dan diskusi bersama Jam’iyyah serta wali murid dalam rangka persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan. Pada kesempatan ini, Ibu Nur Aini menyampaikan 11 poin penting yang menegaskan peran rumah sebagai madrasah pertama bagi anak, antara lain membangun kesepakatan orang tua untuk menjaga emosi selama Ramadhan, membiasakan lantunan Al-Qur’an, melatih anak bangun sahur dan shalat Subuh berjamaah, hingga menanamkan budaya sedekah dan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan yang disampaikan tidak berhenti pada tataran nasihat, tetapi menekankan praktik nyata dan keteladanan orang tua dalam membentuk karakter anak. Bahkan, sekolah juga didorong memberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas proses pembiasaan baik yang dilakukan bersama antara sekolah dan keluarga.
Kegiatan visitasi ditutup dengan pembahasan hasil survei guru. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi dan refleksi bersama untuk peningkatan kualitas layanan pendidikan sekaligus perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
Melalui visitasi ini, KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari diharapkan semakin kokoh dalam menjaga mutu pendidikan, mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga, serta konsisten melahirkan generasi islami yang berakhlak mulia, siap belajar, dan siap menjalani kehidupan sejak usia dini. (Tri Wahyuni K)







