Al Azhar Kampus Bantul Satukan Visi Sekolah dan Jamiyyah, Siapkan Pendidikan Berkelanjutan

  • Muhammad Saiful Bahri MPd mengibaratkan sekolah dan Jamiyyah sebagai dua roda yang harus bergerak seirama demi kemajuan pendidikan Al Azhar Bantul.
  • Jamiyyah didorong menjadi mitra strategis dalam mendukung prestasi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menyinergikan pendidikan dari TK hingga SMP.
  • Drg Silvi Kusuma mengajak seluruh pengurus Jamiyyah memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi agar program kerja berjalan efektif demi masa depan anak.

AYWS – Kemajuan pendidikan tidak cukup hanya bertumpu pada program sekolah yang inovatif. Dukungan, doa, dan kolaborasi orang tua melalui Jamiyyah menjadi bagian penting dalam mengantarkan lembaga pendidikan menuju perkembangan yang lebih baik.

Sinergi inilah yang ditekankan Kepala Satuan Pendidikan SD Islam Al Azhar 38 Bantul, Muhammad Saiful Bahri MPd, saat mewakili Kepala Satuan Pendidikan (KSP) Kampus Al Azhar Bantul dalam kegiatan pembinaan pengurus Jam’iyah di Asram Edupark, Kamis (1/10/2026).

Dalam sambutannya, Saiful mengungkapkan rasa syukur atas berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan satuan pendidikan di lingkungan Al Azhar Kampus Bantul, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP sepanjang tahun ajaran sebelumnya. Beragam pencapaian tersebut menjadi bukti dari kerja keras seluruh elemen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Ia secara khusus mengapresiasi capaian Kepala Satuan Pendidikan KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul, Latifah Hanum, yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai prestasi dan inovasi program hingga mendapat perhatian dari dinas terkait. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam memajukan sekolah.

Tak hanya itu, Saiful turut memohon doa dan dukungan agar para kepala sekolah yang tengah mengikuti ajang pemilihan kepala sekolah berprestasi dapat meraih hasil terbaik. Indra Jurhani, yang mewakili Kabupaten Bantul untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi, serta dirinya yang mewakili Kecamatan Bantul dalam pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat kabupaten, diharapkan mampu membawa kebanggaan bagi dunia pendidikan.

Namun, menurut Saiful, seluruh pencapaian dan inovasi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa keterlibatan orang tua melalui Jamiyyah. Ia mengibaratkan sekolah dan Jamiyyah sebagai dua roda yang harus bergerak beriringan untuk mencapai tujuan yang sama.

“Kami mengibaratkan sekolah dan Jamiyyah seperti dua roda. Keduanya harus berjalan bersama, memiliki kecepatan yang sama, tujuan yang sama, visi yang sama, mindset yang sama, dan tentu saja doa yang sama. Karena semua yang kita lakukan pada akhirnya adalah untuk anak-anak kita,” ungkapnya.

Menurut dia, kolaborasi yang kuat antara sekolah dan Jamiyyah bukan semata-mata untuk kepentingan lembaga, melainkan demi menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bantul.

Saiful juga menyoroti keberagaman latar belakang keluarga peserta didik di lingkungan Al Azhar Kampus Bantul. Selain berasal dari masyarakat umum dan tokoh masyarakat, sejumlah siswa juga merupakan putra-putri pejabat pemerintahan dan instansi.

Keberagaman tersebut, menurutnya, menjadi salah satu nilai tambah yang menunjukkan bahwa sekolah terbuka dan memberikan layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kita benar-benar melayani seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kerja sama antara sekolah dan Jamiyyah harus terus kita sempurnakan. Kami sangat mengharapkan dukungan, kerja sama, dan doa dari Ayah Bunda semuanya,” ujarnya.

Lebih jauh, Saiful mengajak seluruh pengurus Jamiyyah untuk menyatukan visi dan pola pikir dalam membangun kesinambungan pendidikan dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Sistem pendidikan berkelanjutan yang diterapkan di lingkungan Al Azhar Bantul diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Ia menjelaskan, proses observasi bagi siswa yang akan melanjutkan dari TK ke SD maupun SD ke SMP bukan semata-mata untuk menentukan penerimaan, melainkan sebagai upaya mengetahui kesiapan belajar dan perkembangan anak agar proses pendidikan berikutnya dapat berjalan dengan baik.

Dalam konteks tersebut, Saiful menempatkan Jamiyyah sebagai salah satu garda terdepan dalam memperkenalkan sekolah kepada masyarakat. Rekomendasi dan pengalaman positif orang tua yang disampaikan dari mulut ke mulut dinilai memiliki pengaruh besar terhadap kepercayaan masyarakat sekaligus perkembangan sekolah.

“Intinya, tidak ada kata tidak siap. Mari kita satukan mindset untuk kemajuan sekolah kita, mulai dari TK, SD, hingga SMP. Kami berharap Jam’iyah dapat terus menjadi mitra strategis dalam mengenalkan dan mengembangkan sekolah,” tuturnya.

Peran Strategis Jamiyyah

Sementara itu, perwakilan pengurus Jamiyyah Al Azhar Kampus Bantul, drg Silvi Kusuma, menegaskan bahwa Jamiyyah memiliki peran strategis sebagai jembatan kemitraan antara sekolah dan orang tua murid. Keberadaannya bukan sekadar sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.

Menurut Silvi, kegiatan pembinaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyusun langkah yang lebih terarah agar seluruh program kerja Jam’iyah dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh komunikasi terbuka, kolaborasi, dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.

“Sebagus apa pun program kerja yang kita susun, tidak akan dapat berjalan secara optimal tanpa adanya komunikasi yang terbuka antara Jamiyyah, sekolah, dan wali murid. Diperlukan sinergi, kolaborasi, serta komitmen bersama yang dilandasi niat tulus untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah dan putra-putri kita,” kata Silvi.

Ia pun mengajak seluruh pengurus Jamiyyah untuk mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah dalam menjalankan amanah organisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi dan kerja sama yang semakin solid antara sekolah dan Jam’iyah sehingga setiap program pendidikan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan peserta didik.

Sinergi yang terjalin diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Chaidir)