- Naira Aulia Cholid Bisyir dan Tantalum Tsabita Riyanto, murid kelas 7 SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, sukses menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Se-Jawa Tengah 2026 di UMS.
- Naira berhasil meraih medali emas pada bidang Bahasa Inggris, sementara Tantalum membawa pulang medali perak pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
- Prestasi ini diraih berkat ketekunan belajar, latihan konsisten, serta dukungan penuh dari guru pembimbing dan keluarga, yang sekaligus membanggakan pihak sekolah.
AYWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid SMP Islam Al Azhar 66 Bantul. Dua murid kelas 7 Al Khawarizmi berhasil meraih medali emas dan perak dalam ajang Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Se-Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (10/10/2026).
Dalam kompetisi tersebut, Naira Aulia Cholid Bisyir meraih medali emas pada bidang Bahasa Inggris, sedangkan Tantalum Tsabita Riyanto memperoleh medali perak pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Hasil ini menempatkan keduanya sebagai peraih penghargaan pada bidang yang diikuti, sekaligus menjadi pencapaian membanggakan bagi sekolah.
Bagi Naira, medali emas yang diraihnya memiliki makna istimewa karena menjadi medali emas pertama yang berhasil ia peroleh. Ia mengungkapkan rasa senang dan bangga atas pencapaian tersebut. Prestasi ini juga menumbuhkan semangatnya untuk terus belajar dan mengikuti kompetisi olimpiade Bahasa Inggris lainnya di masa mendatang.
Dalam persiapannya, Naira mendapatkan pendampingan dari Ms Rike yang membantunya berlatih menghadapi olimpiade. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Naira menyampaikan terima kasih kepada Ms Rike, orang tua, serta kakaknya yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Keberhasilan Naira menjadi bukti bahwa proses belajar yang tekun, latihan yang konsisten, dan dukungan dari lingkungan sekitar dapat menjadi bekal penting untuk meraih prestasi. Medali emas ini diharapkan menjadi motivasi baginya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai kompetisi berikutnya.
Sementara itu, Tantalum Tsabita Riyanto berhasil membawa pulang medali perak pada bidang IPA. Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan kemampuannya dalam bidang sains. Kompetisi tersebut juga menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan berpikir ilmiah, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademik.
Keberhasilan kedua murid ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menambah semangat keluarga besar SMP Islam Al Azhar 66 Bantul untuk terus mendukung pengembangan minat dan bakat murid. Bidang Bahasa Inggris dan IPA menjadi dua contoh bidang yang dapat dikembangkan melalui proses belajar, pembinaan, serta partisipasi aktif dalam kompetisi.
Prestasi yang diraih Naira dan Tantalum menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, dan keberanian untuk mencoba dapat membuka jalan menuju pencapaian yang membanggakan. SMP Islam Al Azhar 66 Bantul terus berkomitmen mendampingi murid dalam mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi di berbagai bidang. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid untuk terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik melalui potensi yang dimiliki. (Nurul Fatimah)






