- Memohon turunnya hujan: SD Islam Al Azhar 31 dan 77 Yogyakarta menggelar shalat istisqa sebagai ikhtiar spiritual menghadapi kemarau berkepanjangan.
- Memperkuat keimanan: Al Ustaz H. Muhammad Shodiqin, S.Ag., mengajak jamaah memperbanyak istigfar, bertaubat, dan melakukan muhasabah diri.
- Menanamkan karakter Islami: Kegiatan ini menjadi sarana pendidikan bagi siswa untuk meningkatkan ketakwaan, kepedulian terhadap sesama, dan rasa syukur kepada Allah SWT.
AYWS – Di tengah kemarau berkepanjangan, keluarga besar SD Islam Al Azhar 31 dan SD Islam Al Azhar 77 Yogyakarta menengadahkan tangan, memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun membawa keberkahan bagi kehidupan.
Melalui pelaksanaan shalat istisqa, yakni shalat sunah untuk memohon turunnya hujan, warga kedua sekolah tersebut diajak memperkuat keimanan, memperbanyak istigfar, serta melakukan introspeksi diri. Ikhtiar spiritual ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kesulitan, manusia senantiasa memiliki tempat untuk berserah diri dan memohon pertolongan, yakni Allah SWT.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, H Muhammad Shodiqin SAg, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan berbagai kondisi alam sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Dalam khutbahnya, jamaah diajak memperbaiki amal perbuatan, meningkatkan ketakwaan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari kebesaran dan kehendak Allah SWT.
Ustadz Shodiqin menekankan pentingnya taubat dan istigfar sebagai bagian dari upaya memperbaiki hubungan manusia dengan Allah SWT. Pesan tersebut merujuk pada Surah Hud ayat 3, yang mengajak manusia memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya agar memperoleh kenikmatan hidup yang baik hingga waktu yang telah ditentukan.
Pesan ini mengingatkan bahwa ketika menghadapi kesulitan, manusia tidak hanya dituntut untuk berikhtiar secara lahiriah, tetapi juga memperkuat ikhtiar batin melalui doa, taubat, dan peningkatan kualitas ibadah.
Muhasabah Diri dan Memperkuat Ketakwaan
Dalam khutbahnya, Ia juga mengajak jamaah membiasakan muhasabah atau introspeksi diri. Setiap orang perlu mengevaluasi perjalanan hidup, menyadari kekurangan, menyesali perbuatan yang tidak baik, serta berusaha memperbaiki diri agar senantiasa berada di jalan yang diridai Allah SWT.
Ustadz Shodiqin mengutip Surah Al-Isra ayat 16 sebagai pengingat mengenai konsekuensi perilaku suatu kaum ketika perintah Allah diabaikan. Ayat tersebut menjadi bahan renungan agar setiap insan menjaga ketaatan, menjauhi perilaku menyimpang, dan membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Selain memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, jamaah juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keimanan tidak berhenti pada ritual ibadah, tetapi tercermin pula dalam akhlak, sikap, dan tindakan nyata.
Pada penghujung kegiatan, jamaah memanjatkan doa agar Allah SWT berkenan menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Doa juga dipanjatkan agar masyarakat dijauhkan dari kesulitan akibat kemarau berkepanjangan serta diberikan keselamatan dan kemaslahatan bagi seluruh makhluk-Nya.
Menanamkan Pendidikan Karakter Islami
Pelaksanaan shalat istisqa ini sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter Islami di lingkungan SD Islam Al Azhar 31 dan SD Islam Al Azhar 77 Yogyakarta.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa dan seluruh warga sekolah diajak memahami pentingnya ketauhidan, kerendahan hati, kesabaran, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebiasaan berdoa dan bersyukur dalam berbagai keadaan.
Momentum ini juga menjadi pembelajaran bahwa menghadapi persoalan kehidupan membutuhkan perpaduan antara ikhtiar, doa, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri. Kepedulian terhadap alam dan sesama merupakan bagian penting dari tanggung jawab manusia dalam menjaga kehidupan.
Keluarga besar SD Islam Al Azhar 31 dan SD Islam Al Azhar 77 Yogyakarta berharap agar Allah SWT mengabulkan doa seluruh jamaah, menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan, serta melimpahkan rahmat-Nya kepada seluruh makhluk. (Edi Komara)






