SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Jadi Pusat Kolaborasi Sekolah Unggul Garuda Transformasi

  • SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta menjadi tuan rumah Bootcamp Regional Sekolah Unggul Garuda Transformasi pada 17–18 Oktober 2026.
  • Kegiatan diikuti tujuh sekolah unggulan dari Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas guru, tenaga kependidikan, serta manajemen sekolah.
  • Akademisi Institut Pertanian Bogor memberikan pembekalan tentang kepemimpinan, tata kelola sekolah, dan pendidikan karakter, dilanjutkan penyusunan rencana aksi strategis serta penguatan jejaring antarsekolah.

AYWS – SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta resmi menjadi tuan rumah perhelatan bertajuk Program Peningkatan Kapasitas Pendukung Pembinaan Karakter (Bootcamp Regional) Yogyakarta GTK-MS Sekolah Unggul Garuda Transformasi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu hingga Minggu, 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat fondasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah unggulan. Kepercayaan sebagai tuan rumah ini sekaligus menegaskan komitmen SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta dalam mendorong transformasi mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan program ini membawa visi besar untuk merespons tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis. Tujuan utama kegiatan difokuskan pada perluasan wawasan serta penguatan kompetensi para Guru, Tenaga Kependidikan, dan Manajemen Sekolah. Selain itu, pembekalan dirancang khusus untuk membangun karakter kepemimpinan yang efektif demi mendukung kemajuan sekolah serta pengembangan potensi para peserta didik.

Kegiatan berskala regional ini menghimpun perwakilan sekolah pilihan yang tergabung dalam jaringan Sekolah Unggul Garuda Transformasi dari wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kehadiran para pendidik serta jajaran manajemen dari berbagai daerah menciptakan iklim kolaborasi yang kaya akan pertukaran gagasan dan praktik baik. Sinergi antarlembaga ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah pembinaan karakter peserta didik secara kolektif.

Tujuh sekolah unggulan yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini terdiri dari MAN 2 Kota Malang, SMA Taruna Nusantara Malang, dan SMAS Al Hikmah Surabaya. Turut hadir pula SMA Trensains Muhammadiyah, SMAS Muhammadiyah 1 Yogyakarta, SMA Kesatuan Bangsa, serta SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta. Seluruh kontingen menyertakan unsur pimpinan dan tenaga pendidik terbaik untuk mengikuti seluruh rangkaian agenda pelatihan.

Pada hari pertama, Sabtu, 17 Oktober 2026, agenda diisi dengan penyampaian materi-materi berbobot oleh jajaran pakar dan akademisi terkemuka dari Institut Pertanian Bogor. Kehadiran para narasumber tingkat nasional ini memberikan sudut pandang komprehensif bagi peserta dalam memahami strategi kepemimpinan modern, pengelolaan institusi, dan formulasi pendidikan karakter berbasis keilmuan terapan.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada hari kedua, Minggu, 18 Oktober 2026, yang menekankan pada perumusan rencana aksi strategis dan penguatan jejaring kemitraan antar-GTK. Suasana dinamis terlihat sepanjang sesi, di mana para peserta saling bertukar wawasan dan menyusun formula pembinaan karakter yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing secara kontekstual.

Sesi pembekalan tersebut dipandu langsung oleh akademisi berpengalaman, yaitu Prof Dr Widyastutik SE MSi Dr Feryanto SP MSi, dan Dr Indra Refipal Sembiring SE MM. Diskusi dilanjutkan bersama Dr Erlin Trisyulianti STP MSi, Dr Sofiyanti Indriasari MKom, serta Dr Andri Hendriana SPi MSi. Setiap pemaparan berlangsung interaktif dengan ruang dialog yang mendalam mengenai inovasi tata kelola sekolah.

Melalui keberhasilan penyelenggaraan bootcamp regional ini, diharapkan terjadi penguatan kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang berdampak langsung pada mutu pembelajaran. Sinergi kokoh yang terjalin antarsekolah peserta menjadi modal berharga untuk terus melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, berdaya saing tinggi, serta siap menjadi pemimpin masa depan. (Setyo)