Edukasi, Ibadah, dan Karakter Berpadu dalam Pesantren Ramadhan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul

BANTUL – Pesantren Ramadhan di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan ibadah semata, tetapi juga dirancang melalui berbagai aktivitas yang memadukan unsur edukasi, penguatan spiritual, serta pembentukan karakter murid. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para murid diajak belajar memahami nilai-nilai keislaman sekaligus mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Pesantren Ramadhan ini diikuti oleh seluruh murid kelas VII dan dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 6–7 Maret 2026 di lingkungan sekolah dengan pendampingan para guru. Selama dua hari, para murid mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk menumbuhkan semangat ibadah, kedisiplinan, serta kebersamaan.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat siang dengan kedatangan peserta di sekolah pada pukul 13.00. Kegiatan pembuka berlangsung meriah melalui Cerdas Cermat Massal dengan materi seputar ibadah puasa. Kompetisi ini diikuti oleh 40 murid kelas VII dan dimenangkan oleh Fadhil Ferdiansyah yang berhasil meraih nilai tertinggi.

Setelah itu, para murid melaksanakan shalat berjamaah. Usai shalat Ashar, kegiatan dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan oleh Prof. Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd dengan materi “Membangun Kebiasaan Digital yang Sehat.” Dalam kajian tersebut, murid diajak memahami pentingnya menggunakan teknologi secara bijak serta membangun kebiasaan digital yang positif.

Dalam kesempatan itu Guru Pendamping, Margono MPd, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan menjadi sarana penting bagi murid untuk membangun kebiasaan baik selama bulan suci.

“Pesantren Ramadhan menjadi momentum penting dalam pendidikan adab dan kemandirian bagi murid, sehingga mereka tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga membiasakan sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka, para murid menikmati kebersamaan dalam kegiatan buka puasa bersama di sekolah. Suasana kekeluargaan terasa hangat saat mereka melaksanakan shalat Maghrib berjamaah dan makan malam bersama.

Pada malam hari, murid melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, dilanjutkan dengan kajian malam serta tadarus Al-Qur’an. Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai kegiatan tersebut.

Memasuki dini hari, peserta dibangunkan untuk melaksanakan qiyamul lail, kemudian sahur bersama. Setelah itu, murid melaksanakan shalat Subuh berjamaah, mengikuti kajian Subuh, serta melakukan muhasabah sebagai refleksi diri selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Sebelum kegiatan ditutup, murid juga diarahkan untuk merapikan tempat tidur serta membersihkan ruangan yang digunakan. Pembiasaan ini menjadi bagian dari pendidikan disiplin dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul berharap para murid dapat memperoleh pengalaman spiritual yang berkesan sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (Eliska Zahwa)