SLEMAN – Kunjungan akademik menjadi salah satu cara penting bagi mahasiswa untuk memahami praktik nyata dunia pendidikan. Melalui kegiatan lapangan, teori yang dipelajari di bangku kuliah dapat dipadukan dengan pengalaman langsung di lingkungan sekolah.
Hal inilah yang dilakukan ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora saat melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), belum lama ini, di Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) yang berlokasi di Banyuraden, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebanyak 170 mahasiswa dan dosen dalam rombongan tersebut melakukan observasi langsung terhadap sistem pengelolaan sekolah, fasilitas pembelajaran, serta pendekatan pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keislaman yang diterapkan di lingkungan AYWS.
Rombongan yang dipimpin Rektor IAIKU Blora, KH Ahmad Zaky Fuad SThI MAg, itu juga berkesempatan melihat lebih dekat dinamika pembelajaran di berbagai unit pendidikan. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk meninjau SD Islam Al Azhar 55, SMP Islam Al Azhar 67, serta SMA Islam Al Azhar 34 Yogyakarta.
Pada unit SMA Islam Al Azhar 34, puluhan mahasiswa mengikuti tur akademik dengan meninjau ruang belajar, sarana penunjang pendidikan, serta sistem pembinaan siswa. Mereka juga berdialog dan melakukan wawancara dengan tenaga pendidik untuk menggali lebih jauh praktik manajemen sekolah dan budaya belajar yang diterapkan.
Kegiatan lapangan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep pendidikan secara teoritis, tetapi juga melihat penerapan manajemen dan budaya sekolah secara nyata. Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai integrasi kurikulum, pembinaan karakter, serta tata kelola lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa.
Salah satu peserta KKL, Siti Lutfiah Nur Aini, menilai pengalaman kunjungan tersebut memberikan gambaran konkret tentang praktik pendidikan Islam modern.
Menurutnya, lingkungan belajar di AYWS terlihat tertata dan mampu mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter peserta didik.
“Lingkungannya nyaman dan mendukung proses belajar. Kami melihat bagaimana pendidik membimbing siswa tidak hanya dalam ilmu, tetapi juga akhlak dan kedisiplinan. Pendidikan modern dan nilai Islam dipadukan secara seimbang,” ujarnya.
Melalui kegiatan KKL seperti ini, pihak Fakultas Tarbiyah IAI Khozinatul Ulum Blora berharap mahasiswa memiliki perspektif yang lebih luas dan aplikatif dalam memahami pengelolaan lembaga pendidikan. Pengalaman lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam upaya pengembangan mutu pendidikan Islam di masa mendatang. (L. Fauzi)







