- Undangan KPU Bantul: SMP Islam Al Azhar 66 Bantul diundang menjadi narasumber Podcast KPU Kabupaten Bantul untuk memaparkan praktik baik dan kesiapan pelaksanaan Pemilos Serentak 2026.
- Tahapan Menyerupai Pemilu Real: Sekolah menerapkan tahapan komprehensif mulai dari pembentukan PPO, Pantarlih, Coklit, kampanye, debat kandidat, hingga pembentukan KPPS dan pembuatan surat suara.
- Wadah Edukasi Karakter & Demokrasi: Pemilos tidak hanya bertujuan memilih pengurus OSIS (dijadwalkan 2 September 2026), melainkan menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai kejujuran, partisipasi, dan tanggung jawab berdemokrasi.
AYWS — SMP Islam Al Azhar 66 Bantul menunjukkan kesiapannya dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Tahun 2026. Kesiapan tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan Podcast KPU Kabupaten Bantul bertema “Kesiapan Sekolah dalam Pelaksanaan Pemilos Serentak Tahun 2026”, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 WIB di Ruang Podcast KPU Kabupaten Bantul tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus refleksi mengenai pelaksanaan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah. SMP Islam Al Azhar 66 Bantul mendapat undangan khusus dari KPU Kabupaten Bantul untuk hadir dan berbagi praktik baik dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilos.
Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul memberikan mandat kepada Koordinator Pemilos sekaligus Pembina OSIS, Margono SPd MPd, untuk menjadi narasumber dalam kegiatan podcast tersebut.
Dalam kesempatan itu, Margono memaparkan berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh Panitia Pemilihan OSIS (PPO) SMP Islam Al Azhar 66 Bantul dalam menyambut Pemilos Serentak Tahun 2026. Persiapan tersebut dirancang menyerupai tahapan pemilihan umum sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi yang nyata dan menyenangkan bagi para murid.
Margono menguraikan sejumlah tahapan yang telah dilaksanakan, mulai dari pembentukan Panitia Pemilihan OSIS, pembentukan Pantarlih, pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih atau Coklit, kampanye pasangan calon, debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, pembentukan KPPS, hingga persiapan surat suara dan penulisan undangan Pemilos bagi seluruh murid.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pemilihan pengurus organisasi siswa, melainkan juga menjadi sarana pendidikan karakter dan demokrasi bagi para pelajar.
“Kegiatan Pemilos ini merupakan kegiatan pembelajaran dan pendidikan demokrasi bagi pelajar di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar kepada murid untuk menggunakan haknya sebagai pemilih sekaligus memberikan kesempatan kepada pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk menyampaikan gagasan dan program terbaiknya,” ujar Margono.
Melalui Pemilos, murid diharapkan dapat belajar secara langsung mengenai pentingnya partisipasi, tanggung jawab, kejujuran, sportivitas, serta penghargaan terhadap pilihan dan pendapat orang lain. Proses demokrasi yang dilaksanakan sejak di lingkungan sekolah diharapkan mampu menjadi bekal bagi murid untuk tumbuh sebagai generasi yang kritis, bertanggung jawab, dan berkarakter.
KPU Kabupaten Bantul memberikan apresiasi terhadap kesiapan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul dalam menyambut Pemilos Serentak Tahun 2026. Antusiasme murid, keterlibatan panitia, dukungan guru, serta partisipasi seluruh warga sekolah dinilai menjadi modal penting dalam menyukseskan pesta demokrasi pelajar tersebut.
Persiapan yang dilakukan secara bertahap dan sistematis juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Pemilos dapat menjadi wahana pembelajaran demokrasi yang hidup di lingkungan pendidikan. Tidak hanya memilih pemimpin OSIS, murid juga belajar memahami proses, tahapan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari warga negara yang memiliki hak dan kewajiban dalam kehidupan demokratis.
Pemilos Serentak Tahun 2026 di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 2 September 2026. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, seluruh warga sekolah diharapkan dapat berpartisipasi aktif untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui semangat demokrasi yang edukatif, partisipatif, dan menyenangkan, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul berkomitmen menjadikan Pemilos bukan sekadar proses memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS, melainkan sebuah pengalaman belajar bermakna untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta menghargai proses demokrasi sejak dini. (Argo)







