SLEMAN – Wajah-wajah penuh haru, rasa syukur sekaligus bangga menyelimuti para orang tua murid saat KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta menyelenggarakan munaqosyah pada Kamis, 23 April 2026.
Lembaga pendidikan tersebut menyelenggarakan kegiatan tasyakuran dan apresiasi bagi para siswa yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Alquran Juz 30. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas perjuangan anak-anak dalam menapaki langkah awal menjadi generasi pecinta Alquran.
Empat siswa yang telah menuntaskan munaqosyah Juz 30, yakni Khalid Saad Ariawan, Nabeel Zhafran Firmanto, Muhammad Fadlan Somantri, dan Adreena Shafa, menjadi sosok inspiratif dalam kegiatan tersebut. Di usia yang masih sangat belia, mereka mampu menunjukkan kesungguhan dan kedisiplinan dalam menghafal ayat-ayat suci Alquran. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari bimbingan para guru serta dukungan penuh dari orang tua yang senantiasa mendampingi proses belajar mereka.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh M. Shodiqin SAg. Dalam suasana khidmat, seluruh hadirin menundukkan kepala, memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kemudahan yang diberikan, serta memohon agar hafalan yang telah diraih dapat terjaga, diamalkan, dan menjadi sumber keberkahan sepanjang hayat. Doa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan bersama Alquran adalah proses panjang yang perlu dijaga dengan istiqamah.
Memasuki inti acara, dilakukan prosesi penyematan mahkota kepada para siswa sebagai simbol kemuliaan dan penghargaan atas capaian mereka. Mahkota tersebut tidak hanya menjadi hiasan seremonial, tetapi juga sarat makna sebagai lambang kemuliaan bagi para penghafal Alquran. Prosesi ini dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat munaqosyah Juz 30 sebagai bentuk pengakuan resmi atas keberhasilan mereka dalam menyelesaikan tahapan hafalan.
Kehadiran para wali murid menambah kekuatan emosional dalam kegiatan ini. Wajah-wajah haru dan bangga terpancar saat menyaksikan putra-putri mereka menerima penghargaan. Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan anak adalah hasil dari sinergi antara pendidikan di sekolah dan dukungan dari keluarga di rumah.
Sebagai ungkapan kebahagiaan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kirab atau pawai mengelilingi lingkungan sekolah. Dengan penuh keceriaan, para siswa berjalan bersama, diiringi semangat dan dukungan dari guru serta teman-teman. Kirab ini menjadi simbol kemenangan kecil yang sarat makna, sekaligus bentuk syiar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran di lingkungan sekitar.
Acara kemudian ditutup dengan saling bersalaman antar peserta, guru, dan wali murid. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa begitu kuat, mempererat tali silaturahmi di antara seluruh pihak yang hadir. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus motivasi, bahwa setiap usaha dalam mendekatkan diri kepada Alquran akan membuahkan hasil yang indah.
Melalui tasyakuran dan apresiasi ini, KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta tidak hanya memberikan penghargaan atas capaian akademik keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual yang mendalam. Diharapkan, kegiatan ini mampu menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat. (Fadhil)







