SLEMAN — SD Islam Al Azhar 59 Wonosari menutup kegiatan Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Bertempat di Asram Edupark pada Sabtu (25/4), kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi, memperkuat sinergi, serta memastikan arah pengembangan sekolah ke depan semakin terukur dan berdampak.
Penutupan berlangsung dengan suasana reflektif sekaligus optimistis. Kepala Satuan Pendidikan, Danar Kusuma, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang telah menunjukkan dedikasi tinggi sepanjang tahun ajaran 2025/2026. Ia menilai, capaian yang diraih merupakan hasil dari kolaborasi yang solid dan semangat untuk terus bertumbuh.
Dalam arahannya, Danar menekankan pentingnya menjaga kepercayaan diri sebagai tim yang berkualitas, sekaligus terus mengasah kepekaan dalam melihat potensi yang berkembang di lingkungan sekolah.
“Kita memiliki fondasi yang kuat sebagai sebuah tim. Tinggal bagaimana kita terus mengoptimalkan keunggulan-keunggulan kecil yang muncul setiap hari menjadi kekuatan besar bagi sekolah,” tuturnya.
Ia juga menyoroti urgensi kepemimpinan yang lincah (agile leadership) di tengah perubahan cepat dunia pendidikan. Menurutnya, setiap individu di lingkungan sekolah perlu memiliki kesiapan untuk beradaptasi dan merespons tantangan dengan langkah yang tepat dan terukur.
“Kecepatan beradaptasi menjadi kunci. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga semangat dan kebahagiaan dalam menjalankan setiap peran, karena itu akan memengaruhi kualitas hasil yang kita capai,” imbuhnya.
Sebagai wujud konkret komitmen, kegiatan ditutup dengan penyerahan dokumen Raker Tahun Ajaran 2026/2027 yang memuat program prioritas, inovasi pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Melalui Raker ini, SD Islam Al Azhar 59 Wonosari meneguhkan langkah untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Meyta)







