SLEMAN – Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) kian meneguhkan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan dan inspiratif di Yogyakarta. Tidak hanya dikenal karena mutu akademik dan karakter pendidikannya, AYWS juga tumbuh menjadi ruang belajar terbuka yang banyak dikunjungi sekolah dan lembaga pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Sekolah ini bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan pusat inspirasi yang menghadirkan praktik baik pendidikan, kepemimpinan pelajar, dan penguatan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
Hal tersebut kembali terlihat pada Kamis (8/1/2025), ketika SMP Labschool Rawamangun Jakarta melakukan Studi Inspirasi Organisasi di AYWS. Bertempat di Auditorium Kampus 1 AYWS, rombongan hadir dengan semangat belajar dan bertukar gagasan. Mereka terdiri atas para pengurus OSIS, MPK, dan Rohis, didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SMP Labschool Jakarta Dr Yati Suwartini, MPd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Trezadigjaya, SPd, MSi, serta para guru pembina: Humaedi, SPd (Pembina OSIS), Agung Hartono, SPd (Pembina MPK), dan Alpiah Pijri, MPd (Pembina Rohis).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta, Fajar Arif Herjayanto, MPd, bersama para guru serta pengurus OSIS, MPK, dan Rohis sekolah. Suasana keakraban langsung terasa sejak awal acara, diawali dengan suguhan hiburan dari para murid AYWS yang mencerminkan kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik. Kegiatan kemudian berlanjut dengan pemaparan profil organisasi, diskusi, serta dialog terbuka antarpelajar.
Dalam sambutannya, Fajar Arif Herjayanto menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum pembelajaran yang sarat makna.
“Selamat datang kami ucapkan kepada keluarga besar SMP Labschool Rawamangun Jakarta di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta. Kehadiran kalian semua bukan sekadar kunjungan, tetapi merupakan perjumpaan gagasan, nilai, dan semangat kepemimpinan pelajar,” ujarnya.
Menurut Fajar Arif, kunjungan organisasi pelajar seperti OSIS, MPK, dan Rohis merupakan ruang belajar nyata bagi siswa. Di ruang inilah para pelajar belajar bahwa kepemimpinan sejati tidak berhenti pada struktur dan jabatan, melainkan bertumpu pada karakter, keteladanan, dan kepekaan sosial.
Ia juga mengaitkan kegiatan ini dengan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya menuntun kecerdasan pikiran, tetapi juga membentuk budi pekerti dan kekuatan batin. Melalui interaksi antarsekolah, siswa diajak memperluas wawasan, memperdalam nilai, dan menguatkan jati diri sebagai pemimpin masa depan.
Melalui studi inspirasi ini, AYWS berharap terjadi pertukaran praktik baik, saling belajar dalam pengelolaan organisasi siswa, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. OSIS, MPK, dan Rohis dipandang sebagai laboratorium kepemimpinan, tempat siswa ditempa menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.
“Kami percaya, persahabatan pelajar hari ini adalah fondasi kolaborasi besar di masa depan. Seperti kata Nelson Mandela, education is the most powerful weapon which you can use to change the world,” ungkapnya.
Ia pun berharap kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bagian penting dalam perjalanan kepemimpinan para siswa yang terlibat.
Kunjungan SMP Labschool Rawamangun Jakarta ke AYWS juga mencerminkan pertemuan dua institusi pendidikan unggulan. SMP Labschool Jakarta sendiri dikenal sebagai sekolah menengah pertama swasta di Jakarta Timur yang berada dalam jaringan Labschool Universitas Negeri Jakarta (UNJ)—sebuah sekolah laboratorium dengan tradisi panjang dalam pengembangan praktik pendidikan dan inovasi pembelajaran.
SMP Labschool Jakarta fokus pada pengembangan akademik sekaligus karakter siswa. Berbagai program kepemimpinan, penguatan soft skills, serta pengalaman belajar unggulan dirancang untuk membentuk siswa yang disiplin, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Inovasi pembelajaran berbasis teknologi, termasuk pembelajaran coding berbasis kecerdasan buatan, menjadi salah satu ciri khas sekolah ini.
Prestasi siswa SMP Labschool Jakarta pun melampaui batas nasional. Keberhasilan meraih berbagai penghargaan di ajang internasional, seperti Model United Nations (AYIMUN) 2025 di Bangkok, menunjukkan kapasitas siswa sebagai generasi muda yang berwawasan global dan berpikir kritis.
Pertemuan antara SMP Labschool Jakarta dan AYWS menjadi bukti bahwa sekolah unggul saling belajar dan saling menginspirasi. AYWS, dengan visi global, lingkungan belajar yang inklusif, serta komitmen kuat pada pembentukan karakter, terus membuka diri sebagai pusat inspirasi pendidikan. Tidak mengherankan jika sekolah ini kerap menjadi tujuan kunjungan studi, dialog pendidikan, dan kolaborasi lintas daerah.
Melalui kegiatan seperti ini, Al Azhar Yogyakarta World Schools menegaskan perannya bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai rumah besar inspirasi, tempat bertemunya nilai, gagasan, dan harapan untuk masa depan pendidikan Indonesia. (Chaidir)







