Bukan Sekadar Lomba, HUT RI di SD Al Azhar 38 Bantul Jadi Pembelajaran Karakter

  • Peringatan HUT RI dikemas melalui berbagai lomba edukatif yang melibatkan murid dari kelas 1 hingga 6.
  • Kegiatan mengajarkan kerja sama, komunikasi, disiplin, sportivitas, dan menghargai proses.
  • Kepala sekolah mengingatkan murid bahwa perjuangan masa kini diwujudkan melalui belajar, beribadah, dan berbakti kepada orang tua.

AYWS – Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di SD Islam Al Azhar 38 Bantul, Kamis (13/8/2026). Sejak pagi, suasana sekolah sudah dipenuhi nuansa merah putih. Seluruh murid tampil kompak mengenakan pakaian bernuansa merah putih lengkap dengan berbagai aksesori yang unik, menarik, dan mengundang senyum.

Kegiatan diawali dengan ikrar bersama di lapangan sekolah. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Satuan Pendidikan SD Islam Al Azhar 38 Bantul, M. Saiful Bahri MPd.

Dalam sambutannya, M. Saiful Bahri mengajak para murid memaknai kemerdekaan dengan cara yang sesuai dengan perjuangan mereka saat ini. “Sekarang kalian tidak lagi berjuang menggunakan senjata. Perjuangan kalian adalah dengan belajar yang rajin, taat beribadah, dan berbakti kepada kedua orang tua,” pesannya kepada para murid.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan tertib dan penuh semangat. Menurutnya, yang terpenting bukan hanya menjadi pemenang, tetapi mampu mengikuti aturan, bekerja sama, dan menikmati setiap prosesnya.

Beragam perlombaan pun disiapkan sesuai dengan jenjang kelas. Murid kelas 1 dan 2 mengikuti lomba lempar tangkap bola serta estafet bola menggunakan sendok. Sementara itu, murid kelas 3 dan 4 beradu ketangkasan melalui lomba cupit bola menggunakan tusuk sate dan estafet bola menggunakan piring.

Tak kalah seru, murid kelas 5 dan 6 mengikuti lomba gelas cup serta lomba memancing kerupuk. Setiap perlombaan menghadirkan keseruan tersendiri. Ada yang begitu fokus mengejar kemenangan, ada yang harus menahan tawa ketika gagal, dan ada pula yang justru semakin bersemangat setelah mendapat dukungan dari teman-temannya.

Koordinator acara, Devi Fitriana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana bagi murid untuk belajar bekerja sama dan membangun komunikasi dalam kelompok.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mengisi kemerdekaan, tetapi juga bisa membangun kerja sama dan komunikasi antarkelompok,” ujarnya.

Sorak-sorai dan tawa murid semakin pecah ketika tiba saatnya pengumuman pemenang. Para peserta memberikan apresiasi kepada teman-teman yang berhasil meraih juara. Meski demikian, wajah ceria tetap terlihat dari seluruh murid yang telah mengikuti rangkaian kegiatan.

Melalui peringatan kemerdekaan ini, SD Islam Al Azhar 38 Bantul ingin menanamkan pesan bahwa semangat perjuangan tidak berhenti pada masa lalu. Bagi generasi muda, kemerdekaan dapat diisi dengan belajar, beribadah, berbakti kepada orang tua, menjaga persatuan, serta terus menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan.

Dengan semangat merah putih yang memenuhi halaman sekolah, peringatan kemerdekaan tahun ini pun menjadi momen sederhana yang penuh makna belajar tentang perjuangan melalui keceriaan, kebersamaan, dan sportivitas. (Umi)