IPHI DIY Salurkan Bantuan Rp117 Juta untuk Warga Terdampak Bencana NTT

  • IPHI DIY menyalurkan Rp117,147 juta melalui IPHI NTT sebagai bentuk solidaritas bagi warga NTT terdampak bencana.
  • Bantuan ditransfer melalui BPD Syariah DIY dan akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Manggarai dan Manggarai Timur.
  • IPHI NTT mengapresiasi kepedulian IPHI DIY, sekaligus berharap dukungan berlanjut untuk pemulihan rumah ibadah, sekolah, dan fasilitas sosial.

YOGYAKARTA – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana. IPHI DIY menyalurkan bantuan dana sebesar Rp117.147.000 melalui Pengurus Wilayah IPHI NTT untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (2/10/2026) yang diikuti jajaran pengurus IPHI DIY dan IPHI NTT serta Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, H Erman Suparno. Setelah seremoni penyerahan, bantuan tersebut langsung ditransfer melalui BPD Syariah DIY untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di NTT.

Dari jajaran PW IPHI IY yang hadir antara H Noor Hamid (Ketua), Dr H Nur Ahmad Ghojali MA (Sekretaris), Susilo (Bendahara), dan pengurus Majelis Taklim Perempuan (WTP) IPHI DIY, Kementeriaan Haji dan Umroh DIY, serta erta Arif Wijayanto dari BPD Syariah DIY.

Ketua PW IPHI DIY, Drs HA Hafidh Asrom MM, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar IPHI DIY terhadap saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana.

“Atas nama keluarga besar IPHI DIY, kami turut berduka cita atas bencana yang terjadi di NTT. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Menurut Hafidh, nilai bantuan yang diberikan mungkin belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban warga.

“Walaupun nilainya tidak banyak, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” katanya.

Apresiasi Atas Solidaritas

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, H Erman Suparno, menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan jajaran IPHI dalam membantu masyarakat NTT.

Ia mengatakan musibah yang terjadi di sejumlah wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur dan wilayah Manggarai Raya, telah memberikan dampak cukup berat bagi masyarakat.

“Solidaritas dan kepedulian seperti yang kita tunjukkan pada hari ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan,” kata Erman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan pihak yang telah memberikan perhatian terhadap masyarakat NTT. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat segera diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Erman meminta Pengurus IPHI NTT mendokumentasikan proses penyaluran bantuan di lapangan melalui foto dan video. Dokumentasi tersebut, katanya, selain menjadi bentuk pertanggungjawaban, juga dapat disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bagian dari laporan penyaluran bantuan.

“Kami titip salam dan kepedulian ini kepada masyarakat NTT, termasuk kepada para kepala daerah. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Masih Menghadapi Dampak Bencana

Ketua PW IPHI NTT, H Jamaludin Ahmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian IPHI DIY. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang hingga kini masih menghadapi dampak bencana.

Ia menjelaskan, sejumlah wilayah di NTT masih berada dalam kondisi sulit. Sebagian warga masih bertahan di tempat pengungsian, sementara masyarakat yang telah kembali ke rumah belum sepenuhnya dapat menjalankan aktivitas secara normal.

“Sebagian masyarakat masih berada di tenda-tenda pengungsian. Bahkan bagi mereka yang sudah kembali ke rumah, situasi belum sepenuhnya aman,” ujar Jamaludin.

Kondisi tersebut turut mengganggu mata pencaharian masyarakat. Aktivitas ekonomi belum berjalan normal sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Menurut Jamaludin, dampak bencana juga dirasakan masyarakat muslim di sejumlah wilayah pesisir. Sejumlah fasilitas keagamaan dan sosial mengalami kerusakan, mulai dari masjid, musala, dan langgar hingga sekolah serta panti asuhan.

Karena itu, ia berharap dukungan yang diberikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat. Pemulihan pascabencana juga perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat kembali membangun kehidupan secara bertahap.

“Kebutuhan konsumtif memang sangat penting untuk membantu masyarakat bertahan dalam situasi darurat. Namun, ke depan kami juga berharap ada dukungan untuk pemulihan rumah ibadah, sekolah, panti asuhan, dan fasilitas sosial lainnya yang terdampak,” katanya.

Jamaludin memastikan bantuan dari IPHI DIY akan segera dikoordinasikan dengan jajaran IPHI di daerah, khususnya di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Penyaluran akan diarahkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Ia juga menegaskan, seluruh proses penyaluran akan didokumentasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan.

“Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, khususnya saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.

Jamaludin berharap bencana segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan memenuhi kebutuhan hidup secara normal.

“Atas nama masyarakat dan jajaran IPHI NTT, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IPHI DIY atas kepedulian, solidaritas, dan bantuan yang diberikan. Semoga menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan dalam rezeki, umur, kesehatan, serta semakin menguatkan khidmat kita dalam melayani umat,” tuturnya. (Chaidir)