- Lima siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta menjadi duta sekolah dengan mempresentasikan program dan keunggulan sekolah kepada peserta KMSI jenjang SD.
- Kegiatan promosi dilaksanakan setelah peserta menyelesaikan lomba dan difokuskan bagi siswa kelas V dan VI SD melalui dua sesi presentasi.
- Strategi promosi yang melibatkan siswa dinilai efektif dan berdampak positif dalam memperkenalkan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta kepada calon peserta didik.
AYWS – Pelaksanaan Kompetisi Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (KMSI) 2026 di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi akademik, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkenalkan sekolah kepada calon peserta didik. Menariknya, kegiatan promosi tidak dilakukan oleh guru, melainkan langsung oleh para siswa yang berperan sebagai duta sekolah.
Lima siswa SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta yakni Rifayyua Azalea Hafsa, Cantika Aisyah Fesfusi, Careltha Asyaqueen Anugerah Hutabarat, Kirana Salwaa Atrila, dan Ange Aighar As Syahmina, mendapat kesempatan untuk mempresentasikan berbagai program unggulan sekolah kepada peserta KMSI dari jenjang sekolah dasar.
Presentasi dilakukan setelah seluruh peserta menyelesaikan pengerjaan soal kompetisi. Sambil menunggu agenda berikutnya, para siswa kelas V dan VI SD mengikuti sesi pengenalan sekolah yang dikemas secara komunikatif dan interaktif.
Dalam presentasinya, para duta sekolah memperkenalkan berbagai program unggulan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta, mulai dari budaya akademik, pembinaan karakter Islami, kegiatan ekstrakurikuler, hingga berbagai prestasi yang telah diraih siswa di tingkat regional maupun nasional. Penyampaian materi oleh sesama pelajar membuat suasana lebih akrab sehingga peserta lebih mudah memahami kehidupan belajar di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta.
Koordinator Kegiatan KMSI di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta, Rhomadhoni Ira Martika SPd Gr, menjelaskan bahwa kegiatan promosi tersebut memang dirancang khusus untuk peserta dari kelas V dan VI sekolah dasar yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.
“Di KMSI ini kami manfaatkan juga untuk promosi sekolah, dan ini bagus serta berdampak positif,” ujarnya.
Menurut Tika, sapaan akrabnya, pada pelaksanaan KMSI tahun ini terdapat dua ruang yang digunakan untuk kegiatan presentasi. Oleh karena itu, tim promosi siswa dibagi menjadi dua kelompok agar seluruh peserta dapat memperoleh informasi secara maksimal.
Keterlibatan siswa sebagai penyampai informasi menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Selain melatih kemampuan berbicara di depan umum, kegiatan ini juga membangun rasa percaya diri, kepemimpinan, serta kebanggaan terhadap sekolah. Para siswa tidak hanya menceritakan berbagai fasilitas dan program yang dimiliki sekolah, tetapi juga berbagi pengalaman belajar dan aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari keluarga besar SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta.
Melalui pendekatan “student to student”, peserta sekolah dasar dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai lingkungan belajar di SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta. Strategi promosi yang melibatkan siswa ini sekaligus menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya membina prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang komunikatif, percaya diri, dan mampu menjadi representasi positif bagi almamaternya.
Pemanfaatan KMSI sebagai sarana edukasi sekaligus promosi sekolah menjadi salah satu inovasi SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta dalam mengenalkan kualitas pendidikan kepada masyarakat. Dengan melibatkan siswa sebagai duta sekolah, promosi terasa lebih autentik, inspiratif, dan dekat dengan calon peserta didik yang kelak akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. (Chaidir)






