SLEMAN – Atmosfer penuh semangat dan antusiasme menyelimuti SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta pada hari pertama masuk sekolah semester genap tahun ajaran 2025-2026, Senin (5/1/2026). Sinar matahari pagi seolah menyambut ratusan murid yang kembali memadati lapangan sekolah dengan wajah berseri, siap menyongsong babak baru perjalanan akademik mereka. Momentum kembalinya murid ke sekolah ini dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak sekolah untuk membangun fondasi mental yang kuat melalui kegiatan apel pagi yang khidmat namun penuh energi.
Kegiatan pembuka semester ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan implementasi nyata dari arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sekolah menerjemahkan instruksi tersebut melalui pelaksanaan kegiatan “Pagi Ceria” dan Upacara Bendera. Tujuannya sangat jelas: menciptakan transisi yang menyenangkan dari masa liburan ke masa aktif belajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh sejak hari pertama.
Bertindak sebagai pembina upacara dalam kesempatan istimewa ini adalah Rahmad Sugiarto, M.Pd., Gr. Sosok Guru Sejarah yang dikenal ramah ini berdiri tegak di hadapan para murid, memberikan amanat yang menggugah. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri, mengingatkan murid akan pentingnya sejarah pribadi yang mereka ukir setiap hari di bangku sekolah melalui prestasi dan perilaku mulia.
Dalam amanatnya, Rahmad menegaskan bahwa awal semester genap adalah momentum emas untuk melakukan pembaharuan semangat. Beliau mengajak seluruh civitas academika untuk tidak sekadar menjalani rutinitas, melainkan memperkuat komitmen belajar. Menurutnya, hari pertama ini harus menjadi titik tolak untuk menumbuhkan kembali sikap optimis dan motivasi tinggi dalam meraih cita-cita yang mungkin sempat meredup.
Lebih lanjut, pembina upacara juga menekankan aspek fundamental dalam pembentukan karakter murid SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta. Penumbuhan nilai disiplin dan tanggung jawab menjadi sorotan utama dalam pidatonya. Rahmad menggarisbawahi pentingnya internalisasi karakter positif serta penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai bekal utama murid dalam menghadapi tantangan global di masa depan.
Usai pelaksanaan upacara yang khidmat, suasana lapangan berubah menjadi lebih cair dan dinamis. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan agenda “Pagi Ceria” yang dirancang untuk mempererat kebersamaan antara murid dan guru. Kegembiraan terpancar jelas ketika instruktur mulai mengambil alih komando untuk memulai sesi olahraga bersama, mengubah ketegangan formalitas menjadi tawa dan semangat kebersamaan.
Seluruh warga sekolah kemudian larut dalam gerakan Senam Anak Indonesia Hebat. Gerakan yang energik dan irama musik yang membakar semangat membuat lapangan sekolah bergetar oleh energi positif. Senam ini tidak hanya bertujuan untuk kesehatan fisik semata, tetapi juga sebagai simbol kesiapan fisik dan mental seluruh murid SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta untuk menjadi generasi yang hebat, tangguh, dan berkarakter.
Rangkaian kegiatan hari pertama ini menjadi bukti keseriusan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta dalam menyelenggarakan pendidikan yang holistik. Dengan perpaduan antara penanaman nilai karakter, kedisiplinan, dan kebahagiaan melalui “Pagi Ceria”, sekolah optimis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat jasmani dan rohani. Semester genap telah dimulai, dan Al Azhar 9 siap melangkah dengan pasti. (Setyo Eko)







