BANTUL – Kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. Prinsip itulah yang terwujud nyata pada siswa-siswi SD Islam Al Azhar 38 Bantul setelah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Final Olimpiade Sains Al Azhar (OSA) ke-18 tingkat nasional yang digelar di Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Dengan waktu persiapan yang terbilang singkat, sekitar satu minggu menuju babak final, para siswa menjalani proses latihan intensif yang menuntut fokus, disiplin, dan ketahanan mental. Di balik waktu yang terbatas, mereka tetap menunjukkan semangat belajar tinggi, kesungguhan, serta keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil.
Ajang OSA dikenal sebagai kompetisi akademik paling bergengsi di lingkungan sekolah Al Azhar, tempat berkumpulnya siswa-siswa terbaik dari seluruh Indonesia. Persaingan ketat menjadi tantangan yang harus dilalui, namun para wakil dari SD Islam Al Azhar 38 Bantul mampu membuktikan bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia.
Hasilnya, empat siswa berhasil naik podium dan membawa pulang penghargaan nasional. M. Yusfaraza Azala Arindha meraih Medali Perak bidang Matematika, disusul Arvinza Khairysukma yang juga mempersembahkan Medali Perak bidang IPS. Sementara itu, Annasya Nadwa Paramastri meraih Medali Perunggu bidang IPA, dan Kenzie Rafa Pradipta mendapatkan Honorable Mention bidang PAI–PAQ.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang ketika semangat belajar, pendampingan guru, serta dukungan orang tua berjalan beriringan. Sekolah pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, karyawan, dan orang tua/wali siswa yang setia mendampingi proses perjuangan para siswa hingga mencapai puncak prestasi.
Keberhasilan ini tidak hanya menghadirkan kebanggaan, tetapi juga menegaskan komitmen SD Islam Al Azhar 38 Bantul dalam membangun generasi unggul—siswa yang tangguh dalam berpikir, kuat dalam karakter, dan siap bersaing di level nasional. (Umi)







