SLEMAN – Mengenal budaya untuk menumbuhkan cinta. Pengalaman belajar bermakna bisa didapatkan dari mana saja. Murid-murid kelompok B TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta mengikuti kegiatan kokurikuler dan Cookingclass term 3 bertajuk “Explore Kotagede: Menelusuri jejak sejarah dari perak berkilau hingga cokelat lezat.
Kegiatan ini diikuti oleh 79 siswa dengan didampingi oleh 16 guru dan pendamping sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang menyenangkan di luar kelas melalui topik Rekreasi. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak pada kekayaan budaya, sejarah serta kreatifitas lokal melalui pengalaman belajar yang bermakna dan menggembirakan.
Kotagede dikenal sebagai pusat awal kerajaan Mataram Islam dan juga sentra kerajinan perak yang diwariskan turun temurun. Secara singkat Kotagede merupakan ruang sejarah yang menggambarkan akar budaya jawa Islam dan menjadi fondasi kebudayaan Yogyakarta yang terus tumbuh dan berkembang hingga saat ini.
Kegiatan diawali dengan kunjungan edukatif ke museum Kotagede dimana para siswa dikenalkan dengan sejarah Kotagede sebagai pusat peradaban dan budaya khususnya warisan sejarah kerajaan Mataram Islam serta kuliner khas Kotagede. Melalui pengamatan langsung dan penjelasan oleh tour guide yang disesuaikan dengan usia anak, murid diajak menumbuhkan rasa ingin tahu serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal.
Perjalanan dilanjutkan ke Anshor’s Silvers untuk mengikuti factory tour pembuatan kerajinan perak khas Kotagede. Murid menyaksikan secara langsung proses pembuatan perhiasan perak mulai dari bahan mentah, proses membuat pola, mengukir bahan perak mentah satu persatu dengan teliti, menyaksikan proses membakar perak hingga menjadi karya yang berkilau seperti giwang, cincin, kalung serta hiasan dinding yang memiliki nilai tinggi untuk dikirim keluar negeri.
Aktivitas ini melatih kemampuan observasi, pengenalan proses sebagai bagian dalam berkarya, melatih ketelitian dan kesabaran serta menumbuhkan apresiasi terhadap profesi dan ketrampilan pengrajin lokal.
Lebih dari sekedar kegiatan Fieldtrip, sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa mengikuti kegiatan cookingclass di Tugu Chocolate.
Penuh antusias, seluruh murid kelompok B TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta mengikuti factory tour outlet Tugu Chocolate mulai dari pengenalan buah kakao, mencoba membelah dan mengeluarkan biji cokelat, mengenal biji coklat mentah dari yang masih berwarna putih hingga yang sudah melalui proses pengovenan sehingga menjadi berwarna cokelat.
Menyaksikan sendiri proses pengolahan cokelat sangat menarik perhatian seluruh murid untuk bisa segera berkreasi membuat cokelat dan mencetak olahan cokelat kreasi mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan motorik halus dan kemandirian namun juga menumbuhkan rasa kesabaran, percaya diri serta kegembiraan dalam menerima ilmu baru.
Melalui kegiatan Kokurikuler dan Cookingclass ini, TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta berupaya menciptakan aktivitas pembelajaran yang penuh makna melalui prinsip mindful, meaningful dan joyful. hal ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan di KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta yang mengedepankan prinsip pengembangan dan pendidikan karakter, pengetahuan dan ketrampilan siswa secara holistik.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesan mendalam bagi seluruh murid serta menjadi bekal awal dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan sejarah serta menjadi bagian dari proses pembelajaran sepanjang hayatnya. (Yeni L.F.)







