SLEMAN – SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Ujian Praktik bagi murid kelas XII sebagai salah satu syarat kelulusan tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 10 Maret 2026, setiap hari pukul 08.30–13.00 WIB di lingkungan sekolah, dan diikuti oleh 110 murid kelas XII.
Ujian praktik menjadi momentum bagi para murid untuk menunjukkan penguasaan keterampilan, kreativitas, serta pemahaman materi secara langsung, tidak hanya melalui teori di kelas. Berbagai mata pelajaran menghadirkan bentuk ujian yang menarik dan aplikatif, sehingga murid dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama masa pembelajaran di sekolah.
Salah satu kegiatan yang menarik adalah ujian kolaboratif antara mata pelajaran Bahasa Jawa, Sosiologi, Seni Musik, dan Seni Tari. Melalui kolaborasi ini, murid menampilkan berbagai bentuk ekspresi seni dan budaya. Pada Seni Musik, murid menampilkan performa band yang menunjukkan kemampuan bermusik serta kerja sama dalam kelompok. Sementara itu, pada Seni Tari, murid melaksanakan praktik tari kreasi daerah secara berkelompok, yang menampilkan kreativitas serta kekayaan budaya nusantara.
Pada mata pelajaran Bahasa Jerman, murid melaksanakan praktik percakapan dengan simulasi suasana restoran di Jerman. Para murid berperan sebagai pembeli dan pramusaji, mempraktikkan dialog memesan makanan, menawarkan menu, serta melakukan interaksi pelayanan menggunakan bahasa Jerman.
Sementara itu, pada mata pelajaran Bahasa Jepang, murid menunjukkan kemampuan berbahasa melalui penampilan menyanyikan lagu berbahasa Jepang. Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih pelafalan, ekspresi, dan pemahaman budaya Jepang melalui musik.
Beragam keterampilan lain juga ditampilkan dalam ujian praktik ini.
Mata pelajaran Kewirausahaan (KWU) menguji kreativitas murid melalui praktik memasak dan pengolahan produk makanan.
Untuk murid program Sains, ujian praktik dilakukan melalui kegiatan praktikum di laboratorium, yang menilai kemampuan mereka dalam melakukan eksperimen, mengamati hasil percobaan, serta menyimpulkan fenomena ilmiah secara tepat.
Di bidang kebugaran, mata pelajaran PJOK menguji kemampuan murid melalui sl777 praktik gerakan senam, sementara pada mata pelajaran Pendidikan Agama, murid melaksanakan praktik ibadah serta doa-doa sehari-hari sebagai bagian dari penguatan karakter spiritual.
Melalui rangkaian ujian praktik ini, diharapkan para murid tidak hanya mampu menunjukkan kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan hidup, kreativitas, kerja sama, serta penguatan nilai budaya dan spiritual. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan murid kelas XII untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya maupun kehidupan di masyarakat.
Dengan semangat dan persiapan yang matang, 110 murid kelas XII mengikuti ujian praktik ini dengan penuh antusias. Semoga seluruh proses yang telah dilalui menjadi pengalaman berharga serta bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka. (Frau Rini)







