WONOSARI — Semangat keceriaan sekaligus pembentukan karakter terpancar kuat dalam kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga Gugus I Wonosari yang sukses digelar pada Kamis (5/2/2026) di SDN Selang, Wonosari. Kegiatan ini menjadi ruang belajar alternatif yang menanamkan nilai-nilai karakter melalui pengalaman langsung di alam terbuka.
Sebanyak 377 peserta didik kelas 3 dan 4 dari berbagai sekolah dasar di Gugus I Wonosari ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari SDN Wonosari I, SDN Wonosari II, SDN Baleharjo, SDN Selang, serta SD Islam Al Azhar 59 Wonosari yang tampil aktif dan antusias sepanjang kegiatan.
Persari dirancang sebagai program kepramukaan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna pendidikan. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif dan menantang, murid dilatih untuk menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta cinta tanah air sejak usia dini. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan upacara pembukaan yang berlangsung tertib dan khidmat. Setelah itu, para peserta mengikuti Riang Ria Persari, sebuah rangkaian taman kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan mental, sosial, dan fisik murid.
Di Taman Keterampilan Kepramukaan, peserta dikenalkan pada seragam serta tanda pengenal Pramuka sebagai bagian dari pembelajaran identitas dan kedisiplinan. Taman Nasionalisme menghadirkan permainan tebak gambar pahlawan nasional yang menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa dan sejarah Indonesia. Sementara itu, Taman Ketangkasan dan Kesehatan Fisik melalui permainan estafet sekoci melatih kekuatan fisik, ketangkasan, serta kerja tim. Kegiatan bazar turut melengkapi rangkaian acara sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan sederhana bagi murid.
Murid SD Islam Al Azhar 59 Wonosari berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka tidak hanya menambah semarak Persari, tetapi juga mencerminkan komitmen sekolah dalam menjadikan kepramukaan sebagai media strategis pendidikan karakter, sejalan dengan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Keberhasilan kegiatan Persari Gugus I Wonosari 2026 ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sekolah, dukungan kepala sekolah, guru pembina, orang tua murid, serta kehadiran tamu undangan dari Kwartir Ranting Wonosari dan Koordinator Wilayah Pendidikan Wonosari. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan Pramuka membutuhkan kebersamaan dan komitmen bersama.
Melalui kegiatan Persari ini, diharapkan murid—khususnya murid SD Islam Al Azhar 59 Wonosari—semakin mencintai kegiatan Pramuka serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai karakter positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat. (Dyah Widiastuti)







