Kak Joe Tampil Memukau, Pesan Nuzulul Quran Disampaikan dengan Ceria

WONOSARI – Suasana Ramadhan yang hangat dan penuh keceriaan terasa di KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari pada Rabu, 4 Maret 2026. Pada hari itu, sekolah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pesantren Anak, Pengajian, dan Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh para siswa serta wali murid.

Kegiatan Pesantren Anak menjadi momen yang paling dinantikan oleh para siswa. Acara ini menghadirkan pendongeng Kak Joe dengan tema “Ramadhan Ceria, Aku Anak Sholih.” Dengan gaya bercerita yang khas, penuh ekspresi, dan diselingi humor yang segar, Kak Joe berhasil menghidupkan suasana.

Melalui dongeng yang menarik, Kak Joe menyampaikan kisah tentang peristiwa Nuzulul Quran. Meski membawa pesan yang sarat makna, penyampaian dilakukan dengan cara yang ringan dan menyenangkan sehingga mudah dipahami anak-anak. Tawa riang dan wajah ceria para siswa terlihat sepanjang sesi dongeng berlangsung, menandakan betapa mereka menikmati cerita yang disampaikan.

Sementara itu, pada sesi Pengajian dan Buka Puasa Bersama wali murid, hadir Ustadz Wahyudi Syakuri, S.Pd.I., M.S.I. yang menyampaikan materi bertajuk “Seni Mengenalkan Makna Puasa pada Anak.”

Dalam tausiyahnya, Ustadz Wahyudi menekankan pentingnya menanamkan dasar-dasar keimanan kepada anak terlebih dahulu sebelum mengajarkan tentang kewajiban berpuasa. Menurutnya, pemahaman iman yang kuat akan membantu anak memahami makna ibadah dengan lebih baik.

Untuk memudahkan pemahaman, ia mengibaratkan tubuh manusia seperti sebuah mesin yang juga membutuhkan waktu istirahat. Jika mesin digunakan terus-menerus tanpa henti, maka mesin tersebut bisa rusak. Demikian pula tubuh manusia yang setiap hari mencerna makanan. Puasa menjadi salah satu cara bagi tubuh untuk beristirahat sekaligus melatih pengendalian diri.

Melalui rangkaian kegiatan ini, KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari berharap nilai-nilai Ramadhan dapat dikenalkan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, sekaligus mempererat kebersamaan antara sekolah, siswa, dan orang tua. (Diyan AA)