Ramadan Penuh Berkah, SD Islam Al Azhar 38 Bantul Tebar Kepedulian Lewat “Santunan Kasih”

BANTUL – Menghidupkan semangat berbagi di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan, SD Islam Al Azhar 38 Bantul menggelar rangkaian kegiatan sosial bertajuk “Santunan Kasih.” Program ini menjadi wujud nyata kepedulian sekolah kepada sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekolah menebar keberkahan melalui dua agenda utama, yakni berbagi kebahagiaan bersama anak-anak disabilitas di Panti Asuhan Disabilitas Mukti Insani serta memberikan santunan kepada anak yatim binaan sekolah.

Kehangatan dan Inspirasi di Panti Mukti Insani

Suasana haru sekaligus hangat terasa saat rombongan perwakilan SD Islam Al Azhar 38 Bantul bersilaturahmi ke Panti Asuhan Disabilitas Mukti Insani pada Rabu (11/3/2026). Kehadiran rombongan disambut penuh keramahan oleh para penghuni panti.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak pengelola panti yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian keluarga besar SD Islam Al Azhar 38 Bantul.

Momen paling menyentuh hadir ketika anak-anak disabilitas menampilkan bakat luar biasa mereka. Alunan gamelan yang dimainkan dengan harmonis menggema di ruangan, disusul nyanyian penuh semangat yang membuat suasana semakin hidup. Tak kalah mengharukan, seorang anak disabilitas melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu dan penuh kekhusyukan.

Koordinator Keagamaan SD Islam Al Azhar 38 Bantul, Devi Astriyani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima. Dalam kesempatan tersebut, sekolah menyerahkan 26 paket santunan berupa uang dan beras zakat.

Kebersamaan semakin terasa hangat ketika kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat berjamaah, menciptakan momen Ramadan yang sarat makna.

“Yatiman”, Tradisi Berbagi yang Terjaga

Keesokan harinya, Kamis (12/3/2026), SD Islam Al Azhar 38 Bantul kembali melanjutkan semangat berbagi melalui program rutin “Yatiman.”

Sebanyak 10 anak yatim binaan sekolah menerima santunan berupa uang tunai yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan maupun keseharian mereka. Program ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.

Dana santunan berasal dari donasi, infak murid, serta sedekah dari para orang tua siswa, guru, dan seluruh karyawan SD Islam Al Azhar 38 Bantul.

“Kegiatan ini bukan sekadar memberi bantuan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para murid kami agar tumbuh rasa empati, kepedulian, dan syukur dalam kehidupan,” ujar Devi Astriyani. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut.

Melalui dua kegiatan sosial ini, SD Islam Al Azhar 38 Bantul ingin menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. (Nastiti)