Empat Guru SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Perdalam Wawasan Kurikulum Al Azhar dalam Workshop YPI

  • Empat guru mengikuti workshop: SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta mengirim empat guru bidang Sains, Bahasa, Keagamaan, serta Matematika dan Numerasi.
  • Perkuat wawasan kurikulum: Workshop membahas Kurikulum Al Azhar, Cambridge, kokurikuler, keagamaan, dan kemuridan untuk menyatukan pemahaman pendidik.
  • Hasil workshop didiseminasikan: Wawasan dan praktik baik yang diperoleh akan dibagikan kepada guru lain untuk memperkuat budaya belajar dan kualitas pembelajaran di sekolah.

AYWS — Penguatan kualitas pendidikan tidak pernah lepas dari kesiapan para pendidik untuk terus belajar, beradaptasi, dan menyelaraskan langkah dengan arah pengembangan kurikulum. Semangat tersebut ditunjukkan oleh SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta melalui keikutsertaan empat guru dalam Workshop Kurikulum YPI Al Azhar yang berlangsung pada Jumat–Sabtu, 21–22 Agustus 2026, pukul 07.30–15.30 WIB, bertempat di SMA Islam Al Azhar 14 Semarang.

Workshop ini diikuti oleh perwakilan satuan pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA Al Azhar se-Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat implementasi kurikulum di lingkungan sekolah-sekolah Al Azhar.

SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta mengirimkan empat pendidik sebagai representasi bidang keilmuan, yaitu Perkasa Gadik Puriadi, M.Pd. mewakili Bidang Sains, Eko Sulistyorini, M.Pd. Gr. mewakili Bidang Bahasa, Nilna Milhatan, S.Pd. mewakili Bidang Keagamaan, serta Kukuh Roh Aji, S.Pd. Gr. mewakili Bidang Matematika dan Numerasi.

Memperkuat Pemahaman Kurikulum Al Azhar

Materi workshop disampaikan oleh tim YPI Al Azhar Jakarta dengan mengangkat sejumlah aspek strategis dalam penyelenggaraan pendidikan Al Azhar. Pembahasan mencakup Kurikulum Al Azhar, Kurikulum Cambridge, kokurikuler, keagamaan, kemuridan, serta berbagai aspek lain yang mendukung pengembangan pendidikan secara menyeluruh.

Pembahasan Kurikulum Al Azhar menjadi salah satu bagian penting dalam forum ini. Para peserta diajak memperkuat pemahaman mengenai arah dan karakteristik kurikulum yang menjadi landasan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Al Azhar.

Di sisi lain, pengenalan dan penguatan Kurikulum Cambridge memberikan perspektif global bagi para pendidik. Kehadiran wawasan internasional tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan dunia pendidikan sekaligus mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Workshop juga memberikan perhatian terhadap aspek kokurikuler, keagamaan, dan kemuridan. Hal ini menegaskan bahwa pendidikan Al Azhar tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi diarahkan pada pembentukan peserta didik secara utuh—baik dari sisi kompetensi, karakter, adab, maupun nilai-nilai keislaman.

Dari Forum Kolaborasi Menuju Diseminasi di Sekolah

Keikutsertaan empat guru SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta tidak berhenti setelah dua hari kegiatan workshop. Pengetahuan, wawasan, dan berbagai praktik baik yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bahan untuk diseminasi kepada guru-guru lain di lingkungan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas dampak workshop sehingga hasil pengembangan profesional tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir, tetapi dapat menjadi pengetahuan bersama bagi seluruh pendidik di sekolah.

Diseminasi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya belajar bersama dan berbagi praktik baik di lingkungan sekolah. Dengan demikian, setiap forum pengembangan profesional dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Menyatukan Langkah, Menyiapkan Masa Depan

Di tengah perubahan pendidikan yang berlangsung begitu cepat, guru dituntut untuk tidak hanya menjadi pelaksana kurikulum, tetapi juga menjadi pembelajar yang mampu membaca perubahan dan menerjemahkannya ke dalam praktik pembelajaran yang bermakna.

Workshop Kurikulum YPI Al Azhar menjadi salah satu ruang untuk menyatukan perspektif tersebut. Pertemuan lintas jenjang dan lintas bidang keilmuan membuka kesempatan bagi para pendidik untuk saling belajar, memperkaya wawasan, sekaligus memperkuat visi pendidikan Al Azhar.

Bagi SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, keikutsertaan dalam workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk menghadirkan pendidikan yang unggul dalam akademik, kuat dalam karakter dan adab, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta memiliki wawasan global.

Sebab, kurikulum yang baik membutuhkan guru yang terus bertumbuh. Dan dari guru yang terus belajar, lahirlah pembelajaran yang terus bergerak maju.
(Frau Rini)