Hobi Menulis Berbuah Prestasi, Labiqa Izza Raih Juara 2 Lomba Cerpen SMP

  • Raih Juara 2: Labiqa Izza Pambudhi, murid kelas VIII SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, meraih Juara 2 Lomba Menulis Cerpen di SMP Negeri 2 Bantul, Selasa, 27 Oktober 2026.
  • Hobi Berbuah Prestasi: Kegemaran Izza menulis menjadi modal untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan kemampuan literasi hingga berprestasi dalam kompetisi antarsekolah.
  • Dukungan Sekolah dan Keluarga: Kepala sekolah Indra Juharni MPd, dan orang tua Izza mengapresiasi pencapaian tersebut serta mendorongnya terus belajar, berkarya, dan meraih prestasi berikutnya.

AYWS – Berawal dari kegemaran menulis, Labiqa Izza Pambudhi berhasil mengukir prestasi membanggakan. Murid kelas VIII SMP Islam Al Azhar 66 Bantul yang akrab disapa Izza ini meraih Juara 2 Lomba Menulis Cerpen yang digelar Gugus 1 Bantul BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026.

Prestasi tersebut diraih dalam kompetisi yang berlangsung di SMP Negeri 2 Bantul, Selasa, 27 Oktober 2026. Lomba ini diikuti murid dari sekolah-sekolah SMP yang tergabung dalam POKJA Bantul.

Capaian Izza menjadi bukti bahwa kegemaran yang ditekuni dengan sungguh-sungguh dapat berkembang menjadi prestasi. Di balik sebuah cerpen, terdapat proses kreatif yang menuntut penulis mengolah imajinasi, merangkai gagasan, membangun alur cerita, hingga menyampaikan pesan melalui pilihan kata yang bermakna.

Bagi Izza, keberhasilan ini sekaligus menjadi pencapaian membanggakan dalam mengembangkan minatnya di bidang kepenulisan. Kegemarannya menulis menjadi modal untuk terus mengasah kreativitas, memperkaya cara pandang, dan menuangkan ide melalui karya sastra.

Prestasi tersebut juga memperlihatkan pentingnya ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik. Ketika minat dan bakat mendapatkan dukungan serta pendampingan yang tepat, keduanya dapat tumbuh menjadi kekuatan untuk meraih pencapaian positif.

Apresiasi Sekolah, Motivasi untuk Terus Berkarya

Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, Indra Juharni MPd, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Izza. Ia berharap prestasi tersebut disyukuri sekaligus menjadi pijakan untuk terus belajar, berkembang, dan meraih pencapaian berikutnya.

“Selamat kepada Kak Izza atas prestasi yang diraihnya. Hari ini syukuri dan rayakan prestasi, esok berprestasi lagi,” ungkap Indra Juharni.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan bukanlah titik akhir perjalanan. Prestasi patut disyukuri, tetapi semangat untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki kemampuan harus tetap dijaga.

Dukungan juga datang dari keluarga. Orang tua Izza, Siti Jamayyah, mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah atas bimbingan dan pendampingan yang diberikan kepada putrinya.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak, Mister, atas bimbingan dan dukungan yang diberikan. Semoga menjadi motivasi bagi Izza untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik. Barakallah,” ungkap Bunda Siti.

Dukungan sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang murid mengembangkan potensinya. Apresiasi yang diberikan tidak hanya bermakna atas hasil yang diraih, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus bertumbuh dan berani mencoba tantangan baru.

Literasi sebagai Jalan Mengembangkan Potensi Murid

Keberhasilan Izza membawa pesan penting tentang peran literasi dalam dunia pendidikan. Menulis bukan sekadar aktivitas menyusun kata menjadi kalimat, melainkan proses melatih daya pikir, kreativitas, kepekaan, dan kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur.

Melalui cerpen, murid dapat mengeksplorasi imajinasi, memahami beragam sudut pandang, serta membangun cerita yang memiliki makna. Kebiasaan membaca dan menulis yang dipupuk sejak dini juga menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis.

SMP Islam Al Azhar 66 Bantul terus mendorong murid untuk mengenali dan mengembangkan minat serta bakat, termasuk dalam bidang literasi dan kepenulisan. Semangat tersebut membuka kesempatan bagi setiap murid untuk menemukan potensi terbaiknya dan mengembangkannya melalui proses belajar yang berkelanjutan.

Prestasi Juara 2 yang diraih Izza pun menjadi inspirasi bahwa langkah menuju keberhasilan dapat dimulai dari hal sederhana: mencintai sesuatu, tekun menjalaninya, dan terus belajar menjadi lebih baik.

Dari kegemaran menulis, Izza telah membuktikan bahwa sebuah minat dapat membuka jalan menuju prestasi. Semoga pencapaian ini menjadi awal bagi lahirnya karya-karya berikutnya sekaligus menyemangati murid lain untuk berani berkarya, mengembangkan bakat, dan mengukir prestasi melalui bidang yang mereka cintai. (Argo)