- Raih Penghargaan Cerpen Terinspiratif: Neisya Kamila Rajbiah, murid kelas VIII Al-Ziyad SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, meraih penghargaan dalam Workshop dan Lomba Penulisan Cerpen BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 se-POKJA Bantul.
- Bakat Diasah melalui Pembinaan: Kemampuan Neisya dalam kepenulisan dikembangkan melalui program Pembinaan Anak Berbakat (PAB) SMP Islam Al Azhar 66 Bantul yang memberikan pendampingan untuk mengasah potensi murid.
- Prestasi Beriringan dengan Adab: Pembimbing Neisya, Pak Argo, menekankan pentingnya ketekunan, adab, dan karakter baik sebagai fondasi untuk mempertahankan prestasi dan terus berkembang.
AYWS – Sebuah tulisan tidak hanya dinilai dari keindahan kata-kata, tetapi juga dari pesan yang disampaikan dan inspirasi yang ditinggalkan bagi pembacanya. Semangat inilah yang tecermin dari prestasi Neisya Kamila Rajbiah, murid kelas VIII Al-Ziyad SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, yang berhasil meraih penghargaan kategori Cerpen Terinspiratif dalam Workshop dan Lomba Penulisan Cerpen BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 se-POKJA Bantul.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas karya cerpen Neisya yang menghadirkan nilai inspiratif dan pesan bermakna. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa dunia kepenulisan memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas, mengolah gagasan, serta menyampaikan nilai-nilai positif melalui cerita.
Bagi Neisya, pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga langkah penting dalam perjalanan mengembangkan bakat di bidang literasi. Cerita pendek menjadi medium untuk menuangkan imajinasi sekaligus menyampaikan pesan yang dapat menggerakkan pikiran dan menyentuh pengalaman pembaca.
Pembinaan Bakat Buka Jalan Menuju Prestasi
Potensi Neisya dalam bidang kepenulisan terus dikembangkan melalui program Pembinaan Anak Berbakat (PAB) SMP Islam Al Azhar 66 Bantul. Program ini memberikan ruang bagi murid untuk mengasah kemampuan, memperoleh pendampingan, dan mengembangkan minat sesuai dengan bakat yang dimiliki.
Pembinaan yang berkelanjutan menjadi salah satu unsur penting dalam perjalanan seorang murid meraih prestasi. Bakat memang dapat menjadi titik awal, tetapi proses belajar, latihan, dan kesempatan untuk menghasilkan karya turut menentukan bagaimana potensi tersebut berkembang.
Penghargaan yang diraih Neisya menjadi gambaran bahwa ketika minat dan bakat mendapatkan ruang tumbuh yang tepat, keduanya dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain.
Kebahagiaan atas prestasi tersebut juga dirasakan keluarga Neisya. Ibundanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak sekolah, khususnya pembimbing yang telah memberikan pendampingan selama proses pengembangan kemampuan putrinya.
“Alhamdulillah, Barakallahu fiik. Terima kasih, Mr Argo, atas pendampingan yang diberikan. Jazakallahu khairan, Mr Argo,” ungkap Bunda Neisya.
Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan Neisya mengembangkan potensinya. Apresiasi juga datang dari teman-teman sekolah yang turut memberikan semangat. Lingkungan belajar yang positif seperti ini dapat menumbuhkan motivasi bagi murid untuk saling mendukung, berani mencoba, dan terus mengembangkan kemampuan masing-masing.
Prestasi Tinggi Harus Beriringan dengan Adab
Di balik pencapaian Neisya, terdapat pesan penting dari pembimbingnya, Pak Argo. Ia menekankan bahwa prestasi perlu berjalan beriringan dengan ketekunan, adab, dan karakter yang baik.
“Ketekunan dalam berlatih akan membawa pada kebaikan. Prestasi membawa Ananda ke tempat dan derajat yang lebih tinggi, tetapi adab dan karakter yang akan mempertahankannya,” pesan Pak Argo.
Pesan tersebut mengingatkan bahwa keberhasilan seorang murid tidak semata-mata diukur dari penghargaan atau gelar juara. Proses membangun kedisiplinan, menjaga sikap, menghormati orang lain, dan terus belajar merupakan bagian penting dari perjalanan meraih prestasi.
Dalam konteks kepenulisan, nilai tersebut juga relevan. Seorang penulis tidak hanya dituntut mampu merangkai kata dan membangun cerita, tetapi juga memiliki kepekaan dalam mengolah gagasan serta tanggung jawab terhadap pesan yang disampaikan melalui karyanya.
Karena itu, penghargaan Cerpen Terinspiratif yang diraih Neisya memiliki makna lebih luas. Karya sastra dapat menjadi sarana pembelajaran karakter sekaligus ruang bagi murid untuk menyampaikan gagasan positif kepada masyarakat.
SMP Islam Al Azhar 66 Bantul terus mendorong pengembangan potensi murid melalui Pembinaan Anak Berbakat, termasuk dalam bidang literasi dan kepenulisan. Upaya ini menjadi bagian dari proses pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas, karakter, dan kepercayaan diri murid.
Selamat kepada Neisya Kamila Rajbiah atas penghargaan yang membanggakan. Semoga pencapaian ini menjadi pijakan untuk terus berkarya, menghadirkan cerita-cerita yang sarat makna, dan menebarkan inspirasi melalui tulisan.
Sebab, tulisan yang baik bukan hanya selesai dibaca, melainkan juga mampu meninggalkan pesan dan mengajak pembacanya memetik makna. Melalui karya dan karakter yang terus diasah, Neisya memiliki kesempatan untuk menjadikan kegemaran menulis sebagai jalan berkarya sekaligus berbagi inspirasi. (Argo)






