- Belajar Literasi dengan Cara Menyenangkan: KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul menggelar Library Tour ke Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul dalam rangka Bulan Bahasa.
- Dongeng hingga Jelajah Perpustakaan: Anak-anak mengikuti sesi mendongeng bersama Kak Jo, membaca nyaring bersama Kak Ijan, serta mengenal koleksi dan fasilitas perpustakaan.
- Menanamkan Cinta Baca Sejak Dini: Kegiatan ini bertujuan membangun kecintaan terhadap buku, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta mengenalkan adab dan kebiasaan baik di ruang publik.
AYWS – Menumbuhkan kecintaan terhadap buku tidak harus dimulai dengan duduk diam dan membaca berjam-jam. Bagi anak-anak usia dini, mengenal dunia literasi justru bisa diawali melalui pengalaman yang menyenangkan, cerita yang memikat, dan petualangan kecil di antara rak-rak buku.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Library Tour KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul di Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul, Selasa (3/11/2026). Digelar dalam rangkaian Bulan Bahasa, kunjungan edukatif ini menjadi kesempatan bagi murid untuk mengenal perpustakaan sekaligus membangun kedekatan dengan dunia buku sejak usia dini.
Sejak awal kegiatan, anak-anak diajak memasuki suasana literasi yang berbeda dari pembelajaran sehari-hari di kelas. Mereka tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dilibatkan secara langsung dalam berbagai aktivitas yang merangsang imajinasi dan rasa ingin tahu.
Keseruan dimulai dengan sesi mendongeng bersama Kak Jo. Melalui cerita yang dibawakan secara menarik, anak-anak diajak menyelami dunia imajinasi, mengenal tokoh, serta menangkap pesan-pesan positif dari setiap kisah.
Pengalaman literasi kemudian berlanjut melalui kegiatan read aloud atau membaca nyaring bersama Kak Ijan. Anak-anak diajak menikmati cerita melalui suara, intonasi, dan ekspresi. Metode ini menghadirkan pengalaman membaca yang lebih hidup sekaligus memperkenalkan bahwa buku menyimpan banyak cerita menarik untuk dijelajahi.
Antusiasme anak-anak semakin terasa ketika memasuki sesi library tour. Mereka diajak berkeliling mengenal berbagai sudut perpustakaan, melihat koleksi buku, serta mengetahui fasilitas yang tersedia.
Lebih dari sekadar mengenalkan ruangan dan koleksi bacaan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan menanamkan kebiasaan baik. Anak-anak diperkenalkan dengan fungsi perpustakaan, aturan berkunjung, serta adab ketika berada di ruang publik, mulai dari menjaga ketenangan, bersikap tertib, hingga menghargai pengunjung lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Zanita Sri Andanawati SE MM, menyambut baik kunjungan edukatif tersebut. Ia mengajak anak-anak untuk terus belajar, menambah pengetahuan, dan menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk mengembangkan wawasan.
Sementara itu, Kak Ijan menyampaikan pesan sederhana yang penting bagi anak-anak bahwa belajar tidak hanya dilakukan dengan membaca. Mendengarkan dan melihat juga merupakan bagian dari proses memperoleh pengetahuan.
Pesan tersebut memperluas pemahaman anak bahwa belajar dapat berlangsung di mana saja dan melalui berbagai pengalaman. Setiap cerita yang didengar, buku yang dilihat, maupun tempat baru yang dikunjungi bisa menjadi sumber pengetahuan.
Bagi KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna melalui pengalaman langsung di luar kelas. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga berlatih membangun keberanian, rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui Library Tour, sekolah berharap tumbuh kesan positif bahwa perpustakaan adalah tempat yang menyenangkan, bukan ruang yang membosankan atau sekadar dipenuhi aturan.
Sebab, kecintaan terhadap membaca tidak selalu tumbuh dari kewajiban membuka buku. Terkadang, semuanya bermula dari sebuah dongeng yang memikat, suara cerita yang mengasyikkan, atau pengalaman pertama menjelajahi rak-rak buku.
Dari kunjungan sederhana itu, benih literasi ditanamkan. Harapannya, kelak tumbuh menjadi kebiasaan membaca, rasa haus akan pengetahuan, dan semangat belajar yang terus menyala sepanjang hayat. (Sunu)






