BANTUL – Kepercayaan yang diberikan oleh orang tua murid atau sohibul qurban menjadi fondasi utama keberhasilan pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) Unit Bantul. Dalam suasana penuh semangat berbagi yang berlangsung pada Kamis (28/5/2026), seluruh rangkaian kegiatan—mulai dari penyembelihan hingga distribusi daging kurban—tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menuai apresiasi luas dari wali murid yang telah mengamanahkan hewan kurbannya kepada pihak sekolah.
Kegiatan yang melibatkan sinergi tiga unit pendidikan yakni KB-TK Al Azhar 38 Bantul, SD Islam Al Azhar 38 Bantul, dan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul ini dipusatkan di lapangan SD Islam Al Azhar 38 Bantul. Dengan mengedepankan nilai gotong royong dan kebersamaan, proses penyembelihan dilakukan secara tertib, sesuai syariat, serta memperhatikan aspek kebersihan dan profesionalitas. Hal ini menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat keyakinan para sohibul qurban terhadap kapasitas sekolah dalam mengelola amanah ibadah kurban.
Turut hadir dalam acara simbolis serah terima hewan kurban, Wakil Ketua Bidang Akademik BPPH Al Azhar Yogyakarta, Suhartini, M.Pd., Ketua Jamiyyah SD Islam Al Azhar 38 Tantri Iswandari, Dukuh Ringinharjo Sudarmaji, Mbah Kaum Ringinharjo, serta Bhabinkamtibmas Ringinharjo. Kehadiran para tokoh ini semakin memperkuat sinergi antara pihak sekolah, masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam memastikan kegiatan kurban berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas.
Hewan kurban yang disembelih berasal dari kontribusi para orang tua murid di masing-masing unit, serta hasil pengumpulan dana latihan kurban dari para siswa. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp38.750.000, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk 3 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, dua ekor kambing bahkan langsung disalurkan kepada masyarakat melalui pengurus masjid di sekitar lingkungan sekolah sebagai bagian dari komitmen berbagi yang cepat dan tepat.
Tidak hanya berhenti pada proses penyembelihan, perhatian besar juga diberikan pada aspek distribusi agar benar-benar tepat sasaran. Setiap unit memiliki wilayah distribusi yang telah dipetakan secara matang. Unit KB-TK mendistribusikan 80 kupon untuk masyarakat di Desa Teruman dan sekitarnya, unit SD menyalurkan 126 kupon kepada warga Desa Ringinharjo, sementara unit SMP menyalurkan 100 kupon yang secara khusus dialokasikan untuk masyarakat di daerah yang masih tertinggal di Kabupaten Kulonprogo. Selain itu, paket daging kurban juga disalurkan kepada anak-anak di panti asuhan, menambah luasnya jangkauan manfaat dari kegiatan ini.
Keberhasilan distribusi yang menjangkau hingga wilayah pelosok inilah yang menjadi salah satu alasan utama munculnya apresiasi dari para sohibul qurban. Aryo Bayu Tri Handoko, salah satu orang tua murid dari unit SMP yang mempercayakan satu ekor sapi, menyampaikan rasa bangga dan puasnya terhadap pengelolaan yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Ia menilai bahwa AYWS tidak hanya mampu menjalankan proses kurban secara profesional, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi dalam memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami sangat mendukung program ini dan menaruh kepercayaan penuh kepada Al Azhar untuk mendistribusikan hewan kurban ke daerah-daerah yang memang sangat membutuhkan dan tepat sasaran. Apa yang dilakukan Al Azhar ini benar-benar memberikan nilai lebih bagi ibadah kurban kami,” ungkap Aryo Bayu.
Apresiasi tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari para orang tua murid terhadap AYWS sebagai lembaga yang amanah dan profesional. Bagi para wali murid, menyerahkan pengelolaan kurban kepada sekolah bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga tentang keyakinan bahwa ibadah yang mereka tunaikan akan dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan berdampak luas.
Lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah tahunan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang sangat berharga bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar tentang makna kurban secara teoritis, tetapi juga menyaksikan langsung prosesnya serta memahami nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi. Keterlibatan siswa dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter empati dan rasa syukur sejak dini.
Dengan keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini, AYWS Unit Bantul kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra terpercaya bagi para orang tua dalam menyalurkan ibadah dan kebaikan. Kepercayaan yang terus terjaga ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk memperluas manfaat di masa mendatang, sehingga semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. (Nastiti)







