SLEMAN – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan kepedulian dan solidaritas kebangsaan dengan menyalurkan sumbangan muhibah bencana untuk masyarakat Aceh. Penyaluran bantuan dilakukan secara resmi pada Selasa, 27 Januari 2026, melalui pertemuan daring antara pengurus IPHI DIY dan IPHI Aceh.
Dana bantuan sebesar Rp102.500.000 tersebut merupakan hasil penggalangan dari seluruh keluarga besar IPHI DIY. Bantuan ini melengkapi sumbangan-sumbangan sebelumnya yang telah lebih dulu dikirimkan melalui berbagai lembaga kemanusiaan menuju wilayah terdampak bencana di Aceh.
Prosesi penyerahan dilakukan melalui zoom meeting, ditandai dengan transfer dana secara resmi melalui BPD Syariah DIY, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan pertukaran informasi antar pengurus sebagai wujud persaudaraan yang terjalin erat.
Ketua IPHI DIY, Drs. HA Hafidh Asrom MM, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh keluarga besar IPHI DIY yang dengan ikhlas mengumpulkan dan mempercayakan dana tersebut untuk disalurkan kepada saudara-saudara di Aceh.
“Saya sangat berterima kasih kepada keluarga besar IPHI DIY atas keikhlasannya. Kita semua berharap dana yang diamanahkan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Hafidh Asrom.
IPHI DIY juga menyatakan kepercayaan penuh kepada IPHI Aceh untuk menjaga amanah tersebut. Mengingat kebutuhan pangan darurat telah relatif terpenuhi, kedua pihak sepakat bahwa bantuan akan dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, khususnya untuk membantu para korban mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan layak dan bermartabat.
Ketua IPHI Aceh, Dr. KH Bustami Usman, menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian keluarga besar IPHI DIY. Ia memastikan bahwa seluruh dana bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran kepada warga Aceh yang terdampak banjir, terutama untuk mendukung kebutuhan ibadah menjelang Ramadan.
“Seluruh bantuan akan kami laporkan secara rinci kepada IPHI DIY sebagai bentuk pertanggungjawaban dan amanah bersama,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris IPHI Aceh, Basri Abu Bakar. Ia menilai bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar bagi para korban yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan mereka. Banyak warga, kata dia, masih bertahan di rumah-rumah yang rusak dan tertimbun lumpur, namun memiliki kerinduan besar untuk kembali menjalani kehidupan normal.
“Menjelang Ramadan, mereka sangat membutuhkan perlengkapan ibadah seperti Al-Qur’an, mukena, dan sarana ibadah lainnya. Bantuan ini akan sangat berarti,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris IPHI DIY, H. Nur Ahmad Ghojali, mengatakan bahwa meskipun bantuan yang disalurkan belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan, IPHI DIY berharap dana tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban dan memberi harapan baru.
Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan wujud nyata ikatan persaudaraan antar sesama anggota IPHI, yang melampaui jarak dan wilayah, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keumatan. (Chaidir)







