Kepedulian AYWS untuk Korban Bencana NTT Terus Mengalir, Donasi Terkumpul Puluhan Juta Rupiah

  • AYWS Peduli NTT: Keluarga besar AYWS menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT.
  • Rp21,95 juta terkumpul: SD Islam Al Azhar 31 dan 77 menyumbang Rp16 juta, sedangkan SMP Islam Al Azhar 26 Rp5.950.700.
  • Kepedulian terus mengalir: Unit-unit sekolah AYWS lainnya masih melakukan penggalangan dana sebagai bagian dari tradisi kepedulian terhadap korban bencana.

AYWS — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus ditunjukkan keluarga besar Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS). Melalui gerakan Peduli Bencana NTT, siswa, guru, dan keluarga besar sekolah di lingkungan AYWS bahu-membahu menggalang bantuan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.

Gerakan penggalangan dana tersebut menjadi bagian dari komitmen AYWS untuk hadir bersama masyarakat ketika terjadi musibah dan bencana. Selama ini, AYWS secara rutin menggerakkan kepedulian warga sekolah melalui penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai bencana dan musibah di sejumlah daerah.

Kepedulian itu kembali diwujudkan melalui penggalangan dana untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana. Bantuan yang dihimpun dari warga sekolah kemudian disalurkan melalui LAZ Al Azhar Yogyakarta agar dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada Selasa (1/9/2026), dua sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama di lingkungan AYWS menyerahkan hasil penggalangan dana Peduli Bencana NTT. Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan siswa masing-masing sekolah dan diterima oleh Ustadz Sujarwo yang mewakili LAZ Al Azhar Yogyakarta.

Dari SD Islam Al Azhar 31 dan 77 Yogyakarta, bantuan yang berhasil dihimpun untuk masyarakat terdampak bencana NTT mencapai Rp16 juta. Sementara itu, SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp5.950.700 melalui gerakan Peduli Bencana NTT.

Dengan demikian, dari tiga unit sekolah tersebut telah terkumpul donasi sebesar Rp21.950.700. Angka tersebut menjadi gambaran nyata dari semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan pendidikan AYWS.

Menariknya, gerakan kepedulian tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan dari tiga sekolah. Unit-unit sekolah lain di lingkungan AYWS juga terus melakukan penggalangan dana, sehingga bantuan untuk masyarakat terdampak bencana NTT masih terus mengalir.

Keterlibatan para siswa dalam proses penyerahan bantuan juga menjadi bagian penting dari gerakan tersebut. Mereka tidak hanya diajak untuk belajar tentang kepedulian melalui kegiatan di dalam kelas, tetapi juga diberi ruang untuk mengambil bagian secara langsung dalam aksi kemanusiaan.

Bagi AYWS, penggalangan dana bukan sekadar upaya menghimpun bantuan dalam bentuk materi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian, empati, solidaritas, dan semangat berbagi kepada para siswa.

Tradisi peduli terhadap korban bencana yang terus dilakukan AYWS menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pencapaian akademik. Sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang peka terhadap persoalan sosial dan tergerak untuk membantu sesama.

Melalui gerakan AYWS Peduli Bencana NTT, kepedulian itu kembali diwujudkan. Dari tangan para siswa, guru, orang tua, dan keluarga besar sekolah, bantuan terus dikumpulkan dan disalurkan. Kepedulian belum berhenti. Penggalangan dana masih berlangsung, dan bantuan untuk NTT terus mengalir. (Chaidir)