Peringatan Maulid Nabi di KB-TK Al Azhar 38 Bantul Semarak, dari Lomba Tahfidz hingga Pildacil

  • Semarak Maulid Nabi: Berbagai lomba Islami seperti Tahfidz Al-Qur’an, Pildacil, Adzan, Story Telling, dan Solo Vocal memeriahkan peringatan.
  • Panggung bakat siswa: Fashion show serta gerak dan lagu menambah keceriaan sekaligus melatih keberanian dan kreativitas anak.
  • Menanamkan keteladanan: Rangkaian kegiatan menjadi sarana mengenalkan akhlak Rasulullah SAW sekaligus mengembangkan potensi dan percaya diri siswa.

AYWS — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul berlangsung semarak. Beragam penampilan siswa dan perlombaan bernuansa Islami mewarnai rangkaian kegiatan yang digelar untuk mengenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada anak-anak sejak usia dini.

Puncak peringatan yang berlangsung Rabu (2/9/2026) menjadi penutup rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai perlombaan antar kelas. Suasana sekolah pun terasa lebih meriah dengan tampilnya para siswa yang menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus keberanian mereka di hadapan teman-teman dan guru.

Berbagai cabang lomba turut meramaikan rangkaian peringatan, mulai dari Tahfidz Al-Qur’an, Story Telling, Adzan, Pildacil, hingga Solo Vocal. Masing-masing lomba memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaik sekaligus belajar mengekspresikan diri melalui kegiatan yang sarat nilai keislaman.

Lomba Tahfidz, misalnya, menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Sementara melalui Pildacil, anak-anak belajar menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan bahasa dan cara yang sesuai dengan usia mereka.

Kemeriahan juga hadir melalui lomba Adzan, Story Telling, dan Solo Vocal. Setiap penampilan memberikan warna tersendiri dalam perayaan Maulid Nabi, sekaligus memperlihatkan beragam potensi yang dimiliki peserta didik.

Rangkaian perlombaan tersebut telah berlangsung sejak Senin (24/8/2026) dan mencapai babak final pada Selasa (1/9/2026). Sebelum tampil di tingkat sekolah, para siswa terlebih dahulu mengikuti seleksi di kelas masing-masing untuk menentukan perwakilan terbaik.

Tahapan tersebut membuat suasana kompetisi semakin menarik. Para siswa tidak hanya berusaha menjadi yang terbaik, tetapi juga belajar mempersiapkan diri, berani tampil di depan umum, menghargai teman, serta menerima hasil perlombaan dengan sikap sportif.

Pada acara puncak, suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan siswa. Fashion show menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian. Dengan penuh percaya diri, anak-anak tampil menunjukkan keberanian dan kreativitas mereka.

Penampilan gerak dan lagu juga menambah keceriaan acara. Para siswa tampil penuh antusias sehingga suasana peringatan Maulid Nabi terasa hangat, menyenangkan, dan dekat dengan dunia anak-anak.

Kemeriahan kemudian berlanjut dengan agenda pengumuman para pemenang perlombaan. Siswa yang berhasil meraih prestasi mendapatkan piala sebagai bentuk apresiasi atas usaha, keberanian, dan kemampuan yang telah mereka tunjukkan selama mengikuti rangkaian kompetisi.

Bagi KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul, rangkaian kegiatan tersebut bukan semata-mata tentang mencari pemenang. Perlombaan menjadi media pembelajaran bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri, belajar tampil di hadapan orang lain, serta mengenal nilai-nilai kebaikan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Melalui suasana belajar yang menyenangkan, peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Rasulullah SAW sekaligus membiasakan mereka menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dari hafalan Al-Qur’an hingga lantunan adzan, dari cerita hingga Pildacil, serta dari gerak dan lagu hingga fashion show, seluruh rangkaian kegiatan menjadi panggung kecil bagi anak-anak untuk belajar, berani, berkarya, dan meneladani Rasulullah SAW.

Puncak peringatan pun ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang. Senyum bangga para siswa dan dukungan guru menjadi penanda bahwa Maulid Nabi tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga meninggalkan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam menumbuhkan keberanian, kreativitas, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. (Sunu)