PENA : Wadah Siswa Mengubah Ide Menjadi Inovasi

  • Belajar meneliti: Siswa dilatih menemukan masalah, mengembangkan ide, mengkaji sumber ilmiah, menyusun metode, hingga mempresentasikan hasil.
  • Kritis dan inovatif: Pemanfaatan VOSviewer membantu siswa memetakan penelitian dan menemukan celah untuk menghasilkan gagasan baru.
  • Konsisten berkarya: PENA telah melahirkan banyak karya ilmiah yang dilombakan di tingkat nasional dan internasional, termasuk mengantarkan SMA Islam Al Azhar 9 menjadi Juara 1 LPIRA 2026.

AYWS–  Menumbuhkan budaya berpikir kritis, kreatif, dan inovatif menjadi salah satu upaya yang terus dikembangkan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta. Salah satunya melalui ekstrakurikuler PENA (Penulisan Esai dan Naskah Akademik) yang menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi, berpikir kritis, keterampilan penelitian, penulisan ilmiah, dan komunikasi akademik siswa.

Program PENA dirancang sebagai proses pendampingan peserta didik untuk mengenali permasalahan di lingkungan sekitar, mengembangkan ide penelitian, melakukan kajian terhadap sumber ilmiah, menyusun tulisan akademik, hingga menghasilkan proposal penelitian yang dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah pada tahap berikutnya.

Kegiatan ekstrakurikuler PENA ini adalah ektrakurikuler wajib yang diikuti oleh semua kelas X dan dilaksanakan setiap hari Jumat. Dalam kegiatan ini, para siswa dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu kelompok TSP (Research and Science ) dan kelompok RST (Technososiopreneurship). Para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini dan berharap dapat menghasilkan produk karya tulis ilmiah yang bermanfaat bagi Masyarakat. Selain itu, Tim PENA SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta juga bekerja sama dengan FMIPA UNY untuk menyukseskan program ini dengan mendatangkan Dosen dan mahasiswa sebagai pengajar dan pembimbing di kelas.

Dari Ide Sederhana Menjadi Penelitian

Dalam kegiatan ekstrakurikuler PENA, siswa tidak sekadar dituntut menghasilkan karya, tetapi juga belajar menjalani proses penelitian secara sistematis. Mereka dibimbing untuk menemukan ide yang memiliki nilai kebaruan, melakukan kajian terhadap penelitian sebelumnya, menyusun metode penelitian, mengolah data, hingga mempresentasikan hasil penelitian.

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pemanfaatan VOSviewer untuk membantu siswa memetakan penelitian yang telah dilakukan dan menemukan peluang atau celah penelitian. Dengan cara tersebut, siswa didorong untuk tidak sekadar meniru penelitian yang sudah ada, tetapi berusaha menemukan gagasan baru yang dapat dikembangkan. Proses pembinaan tersebut menunjukkan bahwa PENA menjadi ruang pembelajaran yang menggabungkan kemampuan akademik dengan keterampilan praktis. Siswa belajar berpikir logis, memecahkan masalah, bekerja dalam tim, mengolah informasi, serta menyampaikan hasil penelitian secara ilmiah.

Konsisten Melahirkan Karya

Keseriusan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta dalam mengembangkan budaya penulisan esai dan naskah akademik juga terlihat dari jumlah karya yang dihasilkan. Dalam kurun beberapa tahun terakhir, Islam Al Azhar 9 Yogyakarta sudah menghasilkan puluhan bahkan ratusan karya ilmiah yang kesemuanya dilombakan dalam ajang lomba Nasional maupun internasional. Beberapa hasil penelitian bahkan telah mendapatkan pengakuan melalui Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Membentuk Generasi Peneliti Muda

Keberadaan PENA juga sejalan dengan upaya lingkungan pendidikan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta dalam mendorong siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan sistematis. Pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Al Azhar (LPIRA) 2026, misalnya, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, ilmiah, dan sistematis sebagai bekal menghadapi pendidikan tinggi. Bahkan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta menjadi juara 1 dalam lomba LPIRA 2026 ini. Hal ini menjadi salah satu contoh nyata bahwasanya kegiatan PENA ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk terus menggali potensi dalam bidang penulisan dan penelitian. (R Sita P)