Prestasi dan Kualitas Unggul, SD Islam Al Azhar 38 Bantul Raih BOS Kinerja

* SD Islam Al Azhar 38 Bantul memperoleh BOS Kinerja 2026 dari Kemdikdasmen karena prestasi dan kualitasnya.

* Seluruh indikator penilaian meraih kategori “hijau” (baik), hasil dari seleksi yang sangat ketat.

* Hanya 4 sekolah di Bantul yang lolos, meski standar penilaian kini lebih tinggi dibanding sebelumnya

BANTUL — Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) terus memperkuat kebijakan peningkatan mutu pendidikan melalui program BOS Kinerja, yakni skema pendanaan berbasis capaian kualitas sekolah. Program ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong sekolah berprestasi menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di Indonesia.

Di Kabupaten Bantul, capaian membanggakan diraih oleh SD Islam Al Azhar 38 Bantul yang berhasil memperoleh BOS Kinerja tahun 2026. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kualitas dan prestasi sekolah tersebut diakui secara nasional melalui proses seleksi yang ketat.

Kepala Satuan Pendidikan SD Islam Al Azhar 38 Bantul, Muhammad Saiful Bahri, menjelaskan bahwa hasil penilaian dari pemerintah menunjukkan capaian optimal di seluruh indikator.
“Alhamdulillah, semua aspek mendapatkan nilai hijau, yang berarti kategori baik,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Ia memaparkan, sistem penilaian pemerintah menggunakan tiga kategori warna, yakni merah, kuning, dan hijau. Sekolah yang memperoleh dominasi nilai hijau dinyatakan memiliki kinerja baik dan berhak menerima BOS Kinerja.

“Tahun ini di Kabupaten Bantul hanya empat sekolah yang mendapatkan BOS Kinerja. Penilaiannya memang sangat ketat untuk semua kategori,” tambahnya.

Lebih lanjut, Saiful mengungkapkan bahwa standar penilaian BOS Kinerja pada masa pemerintahan saat ini jauh lebih selektif dibandingkan sebelumnya. SD Islam Al Azhar 38 Bantul sendiri pernah menerima BOS Kinerja ketika ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak, namun dengan kriteria yang berbeda.

“Sekarang kriterianya lebih ketat. Tapi Alhamdulillah, meskipun baru delapan tahun berdiri, SD Islam Al Azhar 38 Bantul kembali meraih BOS Kinerja karena prestasi dan kualitasnya dinilai baik,” jelasnya.

Sebagai informasi, BOS Kinerja berbeda dengan BOS Reguler. Jika BOS Reguler dialokasikan berdasarkan jumlah siswa, maka BOS Kinerja diberikan secara selektif kepada sekolah dengan capaian prestasi, kualitas manajemen, serta kemajuan yang signifikan. Dana ini dimanfaatkan untuk pengembangan talenta siswa, pembinaan prestasi, penguatan manajemen sekolah, hingga digitalisasi pembelajaran berbasis data.

Melalui skema ini, pemerintah mendorong sekolah penerima untuk tidak hanya berkembang secara internal, tetapi juga menjadi pusat pengimbasan bagi sekolah lain. Dengan demikian, kehadiran BOS Kinerja diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih unggul, kompetitif, dan berkelanjutan menuju visi besar Indonesia Emas 2045. (Chaidir)