SMP Islam Al Azhar 66 Bantul Gelar Seminar dan Simulasi Siaga Bencana Bersama BPBD Bantul

  • SMP Islam Al Azhar 66 Bantul bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bantul mengadakan Seminar Siaga Bencana dan Simulasi Gempa Bumi bagi seluruh warga sekolah sebagai implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
  • Murid memperoleh edukasi mitigasi bencana sekaligus mempraktikkan prosedur penyelamatan diri, mulai dari berlindung di bawah meja hingga evakuasi menuju titik kumpul sesuai jalur yang telah ditentukan.
  • Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah serta memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan berbudaya siaga bencana.

AYWS — SMP Islam Al Azhar 66 Bantul menyelenggarakan Seminar Siaga Bencana dan Simulasi Siaga Bencana Gempa Bumi bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berupa Seminar Siaga Bencana yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII. Melalui seminar ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, serta tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat, khususnya gempa bumi.

Sesi kedua dilanjutkan dengan Simulasi Siaga Bencana Gempa Bumi yang melibatkan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX beserta guru dan tenaga kependidikan. Dalam simulasi tersebut, tim BPBD Kabupaten Bantul memberikan arahan secara langsung mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa.

Seluruh peserta tampak mengikuti setiap tahapan simulasi dengan antusias. Ketika sirene tanda bahaya dibunyikan, murid dan guru mempraktikkan prosedur perlindungan diri dengan berlindung di bawah meja saat berada di dalam ruang kelas. Setelah kondisi dinyatakan aman untuk evakuasi, peserta keluar dari gedung secara tertib menggunakan alat pelindung diri (APD), kemudian menuju titik kumpul evakuasi sesuai jalur yang telah ditentukan.

Ketua Panitia, Mr Adi Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari penyelenggaraan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang telah diatur dalam undang-undang. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata peran satuan pendidikan dalam mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul berharap seluruh warga sekolah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana. Edukasi yang dipadukan dengan praktik langsung diharapkan mampu membentuk budaya tanggap bencana sehingga setiap warga sekolah dapat bertindak cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi situasi darurat.

Kegiatan Seminar dan Simulasi Siaga Bencana berlangsung dengan tertib, lancar, dan sukses berkat sinergi antara SMP Islam Al Azhar 66 Bantul dan BPBD Kabupaten Bantul. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan berbudaya siaga bencana. (Argo)