SMP Islam Al Azhar 66 Bantul Perkuat Budaya Adab dan Siapkan Strategi Sukses TKA

  • Penguatan Adab & Budaya Positif: Penekanan pentingnya keteladanan adab kepada Allah, Al-Qur’an, dan sesama melalui pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) bagi seluruh warga sekolah.
  • Tindak Lanjut Rapor Pendidikan: Rencana peningkatan mutu sekolah yang berfokus pada perbaikan tata kelola, penguatan literasi-numerasi, serta digitalisasi berdasarkan hasil Rapor Pendidikan dan bimtek.
  • Persiapan Program Sukses TKA: Pembekalan akademik (literasi dan numerasi) khusus murid kelas 9 yang diimbangi dengan penguatan program spiritual dan keagamaan.

AYWS – Menjelang akhir September, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul kembali menggelar rapat rutin guru dan karyawan pada Jumat (25/9/2026). Tidak sekadar menjadi agenda koordinasi, rapat kali ini menjadi ruang untuk memperkuat implementasi adab sekaligus menyatukan langkah dalam menyiapkan program sukses TKA bagi murid.

Rapat diawali dengan penyampaian materi implementasi program adab oleh Adi Saputra, M.Si. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menempatkan adab sebagai bagian utama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Prioritas adab yang ditekankan meliputi adab kepada Allah, adab kepada Al-Qur’an, dan adab kepada sesama. Khusus dalam hubungan dengan sesama, pembiasaan 5S menjadi salah satu nilai yang perlu terus dihidupkan dalam keseharian warga sekolah, yaitu senyum, salam, sopan, sapa, dan santun.

Penguatan adab tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat diwujudkan melalui keteladanan dan pembiasaan yang konsisten. Guru dan karyawan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang menjadikan adab sebagai bagian dari budaya positif.

Agenda berikutnya disampaikan oleh Kepala SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, Indra Juharni, M.Pd. Ia menyampaikan rencana tindak lanjut dari kegiatan bimbingan teknis yang sebelumnya telah diikuti oleh guru dan karyawan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam tindak lanjut tersebut meliputi tata kelola sekolah, penguatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi.

Program-program tersebut disusun dengan mempertimbangkan hasil Rapor Pendidikan sekolah. Oleh karena itu, Indra Juharni mengajak seluruh guru dan karyawan untuk mempersiapkan tindak lanjut tersebut dengan baik dan maksimal agar dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu sekolah.

Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan penyampaian Program Sukses TKA yang disampaikan oleh Nurul Fatimah MPd. Program ini dirancang sebagai bagian dari persiapan seluruh murid, dengan perhatian khusus kepada murid kelas 9 yang akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Dalam program tersebut, penguatan literasi dan numerasi menjadi salah satu fokus utama. Murid akan mendapatkan pendampingan dan pembiasaan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi, bernalar, serta menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan literasi dan numerasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi TKA.

Persiapan akademik tersebut juga tetap berjalan beriringan dengan penguatan spiritual murid. Program keagamaan akan terus dijalankan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter.

Melalui rapat rutin ini, guru dan karyawan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul kembali menyatukan langkah dalam menjalankan berbagai program sekolah. Penguatan adab, tindak lanjut hasil bimtek, serta persiapan TKA menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter dan nilai spiritual murid. (nurul)