Sultan HB X Ajak Siswa DIY Jadi Generasi Berkarakter dan Berani Lawan Perundungan

  • Amanat Sultan HB X: Gubernur DIY mengajak peserta didik menjadi generasi berkarakter, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan menciptakan sekolah bebas perundungan.
  • Puncak HAN 2026: Pesan disampaikan melalui Pembina Upacara pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul.
  • Bijak Digital dan Apresiasi: Siswa juga diingatkan untuk beretika di dunia digital serta diapresiasi lewat penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi.

AYWS — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak seluruh peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, saling menghormati, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta berani menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan (bullying).

Pesan strategis tersebut disampaikan melalui amanat tertulis Gubernur DIY yang dibacakan pada upacara bendera memperingati puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat DIY di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, Senin (3/8/2026).

Penegasan amanat Gubernur ini dirangkai berdasarkan edaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul yang mewajibkan seluruh satuan pendidikan menyosialisasikan Nasihat Gubernur DIY. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai karakter, perlindungan anak, serta menjamin pemenuhan hak-hak anak agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Pembina Upacara, Margono, saat membacakan amanat tersebut menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam mewujudkan ekosistem sekolah yang positif. Usai pembacaan amanat, ia langsung mengajak seluruh civitas academica untuk menguatkan komitmen bersama.

“Sudah kita simak bersama amanat Gubernur. Untuk selanjutnya, siapkah saudara melaksanakan amanah tersebut? Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam menciptakan suasana belajar dan iklim belajar yang aman dan nyaman untuk masa depan yang cerah dan bersahabat,” ujar Margono.

Selain penekanan pada interaksi langsung di sekolah, Sultan HB X melalui arahan pembina upacara juga mengingatkan pentingnya etika dan keselamatan di ruang digital. Para siswa diminta bijak memanfaatkan teknologi serta responsif dalam menolak segala bentuk perundungan di media sosial.

Rangkaian upacara yang berlangsung khidmat di lapangan olahraga sekolah ini diakhiri dengan penyerahan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah murid berprestasi SMP Islam Al Azhar 66 Bantul di bidang akademik maupun nonakademik. Penyerahan apresiasi ini diharapkan dapat terus memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi diri dan berkecakapan global. (Argo)