234 Siswa Berprestasi SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Raih ALMOND Award 2026

SLEMAN – Semangat prestasi kembali bergema di lingkungan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta. Sebanyak 234 siswa terbaik dari kelas X hingga XII sukses meraih penghargaan bergengsi ALMOND Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik maupun nonakademik yang telah mereka torehkan sepanjang tahun.

Pengumuman sekaligus penganugerahan ALMOND Award 2026 digelar khidmat di Auditorium Al Hafidh, Kampus 1 Al Azhar Yogyakarta World School Monjali, Sleman, Kamis (7/5/2026). Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai prosesi penghargaan yang menjadi simbol lahirnya generasi muda unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Berdasarkan data penerima penghargaan, kelas XII menjadi penyumbang terbanyak dengan 90 siswa penerima award, disusul kelas XI sebanyak 79 siswa dan kelas X sebanyak 65 siswa. Capaian ini menunjukkan konsistensi pembinaan prestasi yang terus tumbuh seiring perjalanan pendidikan siswa di SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta.

Pada kategori tertinggi, yakni Gold Award, sebanyak 31 siswa berhasil mencatatkan prestasi luar biasa. Rinciannya terdiri atas 1 siswa kelas X, 7 siswa kelas XI, dan 23 siswa kelas XII. Dominasi siswa tingkat akhir dalam kategori tertinggi ini menjadi bukti kematangan kompetensi, karakter, serta daya juang yang telah terbentuk selama menempuh pendidikan.

Sementara itu, kategori Silver Award diraih oleh 73 siswa, terdiri atas 11 siswa kelas X, 25 siswa kelas XI, dan 37 siswa kelas XII. Adapun kategori Bronze Award menjadi kategori dengan penerima terbanyak, yakni 130 siswa, masing-masing 53 siswa kelas X, 47 siswa kelas XI, dan 30 siswa kelas XII.

Penghargaan Perjuangan

Wakil Ketua Satuan Pendidikan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Dian Larasati SPd Gr, mengatakan ALMOND Award merupakan agenda tahunan sekolah sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasi siswa dalam mengembangkan potensi diri.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan sekolah terhadap proses panjang yang telah dijalani anak-anak dalam mengikuti berbagai kompetisi, kegiatan, dan program pengembangan diri,” ujarnya.

Menurut Dian, sekolah percaya setiap siswa memiliki bakat dan keunggulan masing-masing. Karena itu, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta terus menghadirkan ruang tumbuh bagi seluruh peserta didik agar mampu berkembang dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Semangat berjuang, disiplin, kerja keras, dan keberanian mencoba hal baru adalah nilai penting yang terus kami tanamkan kepada seluruh siswa,” katanya.

Ia menjelaskan, seluruh bentuk apresiasi dalam ALMOND Award telah dirancang sebagai motivasi agar siswa terus berkembang dan meningkatkan kualitas diri pada masa mendatang.

“Alhamdulillah, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Berdasarkan pendataan nasional, sekolah berhasil mencatatkan lebih dari 500 prestasi siswa dan terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan secara nasional, sekolah kami berhasil menempati peringkat 14 sekolah berprestasi tingkat Indonesia,” ungkap Dian.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga dukungan orang tua dalam membangun budaya prestasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama membersamai perjalanan prestasi anak-anak. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi agar siswa terus berproses, berkembang, dan berani meraih mimpi terbaiknya,” tambahnya.

Jangan Cepat Puas

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Akademik Badan Pengelola dan Pelaksana Harian (BPPH) AYWS, Suhartini mengingatkan para siswa agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. “Jangan pernah lelah untuk terus beraktivitas dan berkarya. Jadilah generasi yang kreatif, kolaboratif, dan publikatif,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa prestasi akademik maupun nonakademik memang menjadi kebanggaan bersama. Namun, menurutnya, hal yang jauh lebih penting adalah tumbuhnya akhlak mulia, nilai-nilai keislaman, kecerdasan sosial, serta kemampuan hidup dalam diri setiap siswa.

“Prestasi hari ini jangan dijadikan tujuan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar dan berkembang. Tetaplah rendah hati dan jadilah inspirasi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Suhartini menambahkan, setiap manusia telah dianugerahi Allah SWT potensi, bakat, dan kompetensi yang berbeda-beda. Seluruh kemampuan tersebut akan berkembang apabila diasah dengan disiplin, kerja keras, doa, dan kesungguhan belajar.

“Hari ini menjadi bukti bahwa semangat juang, ketekunan, dan doa mampu menghadirkan prestasi terbaik. Kami bangga kepada anak-anak hebat yang terus bertumbuh menjadi generasi unggul, berkarakter, dan penuh manfaat bagi bangsa,” katanya.

Ia berharap para siswa tidak pernah berhenti berproses, terus belajar, serta terus berkarya demi masa depan yang lebih baik. “Semoga anak-anak mampu menjadi generasi yang mengharumkan nama Indonesia dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya. (Chaidir)