Apa Rahasia Lolos Perguruan Tinggi? Siswa SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Dapat Bocoran Strateginya

  • Siswa kelas XII Al Azhar 9 Yogyakarta mendapat strategi menghadapi TKA dan seleksi perguruan tinggi.
  • Konsultan pendidikan Muhammad Amin membagikan cara memetakan kemampuan, jurusan, kampus, dan peluang seleksi.
  • Sekolah menekankan pentingnya strategi sejak dini agar siswa lebih percaya diri mengejar perguruan tinggi impian.

AYWS — Apa sebenarnya rahasia siswa bisa lolos ke perguruan tinggi impian? Apakah cukup dengan nilai akademik tinggi? Atau justru ada strategi lain yang sering luput dipersiapkan sejak bangku SMA?

Pertanyaan itulah yang coba dijawab SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta melalui seminar pembekalan akademik bertajuk “Strategi Menaklukkan TKA: Navigasi Lolos Studi Lanjut”, Jumat lalu (7/8/2026).

Mengusung tema “Mastering TKA, Mapping the Future”, seminar yang berlangsung di Auditorium Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) sejak pukul 08.00 WIB itu diikuti seluruh murid kelas XII.

Bukan sekadar membahas bagaimana mengerjakan soal, seminar ini mengajak para murid melihat seleksi perguruan tinggi dari sisi yang lebih luas: bagaimana membaca kemampuan diri, memetakan pilihan jurusan, menghitung peluang, hingga menentukan strategi menghadapi jalur penerimaan mahasiswa baru.

Konsultan pendidikan, Muhammad Amin, yang menjadi pemateri utama, membedah berbagai tantangan yang dihadapi siswa dalam mempersiapkan studi lanjut. Salah satu kunci yang ditekankan adalah penguasaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Para murid tidak hanya diajak mengenali bentuk soal, tetapi juga memahami pola, menentukan strategi pengerjaan, serta mengatur waktu secara presisi. Namun, kemampuan mengerjakan TKA ternyata bukan satu-satunya bekal.

Para siswa juga diajak melakukan pemetaan studi lanjut, dengan mempertemukan minat dan bakat pribadi dengan pilihan program studi serta tingkat persaingan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Di sinilah strategi mulai memainkan peran. Sebab, memilih jurusan dan kampus tidak cukup hanya berdasarkan keinginan. Siswa perlu mengetahui posisi kemampuan akademiknya, memahami tingkat persaingan dan membaca peluang dari berbagai jalur seleksi yang tersedia.

Materi “Rahasia Lolos Seleksi” menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Muhammad Amin membagikan strategi taktis dan analisis peluang yang dapat digunakan siswa ketika menghadapi berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru.

Pesan yang muncul cukup jelas: perjuangan menuju kampus impian tidak dimulai ketika pendaftaran dibuka, tetapi jauh sebelumnya.

Kepala SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Agung Widiyantoro MPd, mengatakan pembekalan semacam ini penting karena siswa kelas XII berada pada fase yang menentukan perjalanan pendidikan mereka berikutnya.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada kelulusan akademis di sekolah, tetapi juga memastikan setiap anak didik kami memiliki arah dan navigasi yang jelas menuju jenjang pendidikan tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, seminar tersebut diharapkan mampu menumbuhkan keyakinan sekaligus kesiapan strategi agar siswa tidak hanya bermimpi masuk perguruan tinggi impian, tetapi mengetahui bagaimana cara mengejarnya.

“Melalui seminar ini, kami ingin menumbuhkan keyakinan dan kesiapan strategi agar seluruh murid kelas XII mampu bersaing dan meloloskan diri ke perguruan tinggi impian mereka,” tambah Agung.

Bagi siswa, pembekalan tersebut memberi perspektif baru. Rifa Kamil Rabbani, salah satu siswa kelas XII, mengaku seminar tersebut membantunya menjawab keraguan dalam menentukan target studi lanjut.

“Acara ini sangat membuka wawasan kami, terutama bagi saya yang sempat ragu dalam memetakan target jurusan. Pemaparan dari Pak Muhammad Amin sangat aplikatif dan membuat pemahaman tentang TKA jadi jauh lebih mudah diserap,” ungkap Rifa.

Ia mengaku kini lebih memahami apa yang harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi seleksi perguruan tinggi. “Sekarang saya jadi lebih paham apa saja yang harus dipersiapkan sejak dini dan merasa lebih percaya diri menghadapi seleksi studi lanjut,” lanjutnya.

Seminar tersebut pada akhirnya menyampaikan satu pelajaran penting bagi para siswa: lolos ke perguruan tinggi impian bukan semata-mata persoalan siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling siap membaca dirinya sendiri dan menyusun strategi dengan tepat. Dan bagi siswa kelas XII SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, rahasia itu mulai dibongkar jauh sebelum hari seleksi tiba. (Fivin)