Disiplin dan Religius, 117 Murid SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Tunjukkan Kesiapan Hadapi TKA

  • Sebanyak 117 murid kelas XII SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta mengikuti TKA pada 2 November 2026 tanpa satu pun peserta terlambat.
  • Pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga sesi, diawali pembiasaan religius berupa sholat Dhuha, doa bersama, dan sholat Zhuhur berjamaah.
  • Kepala sekolah Agung Widiyantoro MPd mengapresiasi kedisiplinan murid serta kelancaran ujian yang berlangsung tanpa kendala teknis maupun operasional.

AYWS – Tidak ada yang datang terlambat. Sebanyak 117 murid kelas XII SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta menunjukkan kedisiplinan luar biasa saat mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), Senin (2/11/2026). Seluruh peserta hadir tepat waktu, mengikuti setiap tahapan ujian dengan tertib, hingga pelaksanaan hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala teknis maupun operasional.

Namun, ada hal menarik di balik kelancaran pelaksanaan TKA tersebut. Kesiapan murid ternyata tidak hanya dibangun melalui penguasaan materi akademik, tetapi juga diperkuat dengan pembiasaan nilai-nilai religius. Sebelum berhadapan dengan soal-soal ujian, para murid terlebih dahulu diajak membangun ketenangan diri melalui ibadah dan doa.

Pelaksanaan TKA berlangsung di laboratorium komputer lantai 5 gedung sekolah. Untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tertib, sekolah membagi pelaksanaan menjadi tiga sesi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Peserta sesi pertama bahkan sudah mulai berdatangan sejak pukul 06.15 WIB. Sebelum memasuki ruang ujian, murid sesi pertama dan kedua melaksanakan sholat Dhuha secara mandiri, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama di ruang kelas 406 lantai 4. Doa dipimpin Muhammad Yasin MPd.

Pembiasaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam mempersiapkan murid, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga spiritual. Harapannya, para peserta dapat mengikuti ujian dengan pikiran jernih, hati tenang, serta kepercayaan diri yang baik.

Alur kegiatan serupa diterapkan pada sesi kedua yang berlangsung pukul 09.30 hingga 11.15 WIB. Sementara itu, peserta sesi ketiga yang dijadwalkan mengikuti ujian pukul 12.00 hingga 13.45 WIB terlebih dahulu melaksanakan sholat Zhuhur berjamaah sebelum menuju laboratorium komputer.

Kedisiplinan menjadi salah satu catatan paling membanggakan dalam pelaksanaan TKA kali ini. Tidak satu pun dari 117 murid kelas XII terlambat hadir. Seluruh peserta menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab dalam mengikuti agenda akademik penting tersebut.

Kepala SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Agung Widiyantoro MPd, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kelancaran pelaksanaan TKA hari pertama.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian TKA hari ini berjalan dengan sangat lancar dan tanpa kendala suatu apa pun. Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh murid kelas XII yang menunjukkan kedisiplinan luar biasa. Tidak ada satu pun murid yang datang terlambat. Ini membuktikan kesiapan mental dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari para murid dalam menghadapi ujian,” ujar Agung.

Menurutnya, kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari karakter yang perlu terus dibangun dalam proses pendidikan. Kesiapan menghadapi ujian bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menjawab soal, tetapi juga bagaimana murid mampu mengelola waktu, menjaga sikap, dan menjalankan tanggung jawabnya.

Di sisi lain, suasana laboratorium komputer selama ujian berlangsung terpantau kondusif. Dukungan fasilitas yang memadai, kesiapan teknis sekolah, serta kedisiplinan peserta dan pengawas turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Pelaksanaan TKA di SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta pun memberikan gambaran bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik semata. Kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan penguatan spiritual.

Sebab, keberhasilan seorang murid tidak hanya tercermin dari hasil ujian yang diperoleh, tetapi juga dari sikap, tanggung jawab, dan nilai-nilai kebaikan yang dibawanya dalam setiap proses pembelajaran. (Fivin)