Dr Yogi E Ginanjar: Lembaga Pendidikan yang Tak Berubah Akan Tertinggal oleh Zaman

SLEMAN – Suasana bernuansa relijius begitu terasa saat pelaksanaan Haflah Tasyakuran dan Wisuda Kelas Tahfidz Kelompok A dan B TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta yang digelar di Auditorium Kampus 1 Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS), Selasa (9/6/2026). Para orang tua tampak bahagia dan haru menyaksikan putra-putri mereka yang berhasil menyelesaikan target hafalan Alquran dan mengikuti prosesi wisuda tahfidz.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Keagamaan Badan Pengelola dan Pelaksana Harian (BPPH) AYWS, Dr Yogi E Ginanjar, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan, orang tua, serta dewan guru yang telah berkontribusi dalam proses pembelajaran tahfidz.

“Kita baru saja menyaksikan sebuah momentum yang luar biasa. Mungkin ada orang tua yang menitikkan air mata haru dan bahagia melihat putra-putrinya berdiri di panggung wisuda. Anak-anak yang dahulu masih belajar memegang pensil, hari ini telah mampu menyelesaikan target hafalan Al-Qur’an dan mengikuti wisuda tahfidz,” ujar Dr. Yogi.

Menurutnya, keberhasilan anak-anak menghafal Alqurabn tidak lepas dari peran besar orang tua yang senantiasa memberikan dukungan, doa, dan pendampingan selama proses belajar berlangsung. Ia menegaskan bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan karakter dan keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mendukung program sekolah. Tanpa doa dan dukungan dari keluarga, visi dan misi pendidikan yang kami jalankan tidak akan berjalan secara optimal,” katanya.

Dr Yogi juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh dewan guru dan tim pengajar tahfidz yang dengan penuh kesabaran membimbing anak-anak hingga mampu mencapai target hafalan yang telah ditetapkan.

“Setiap huruf yang diajarkan, setiap ayat yang dihafalkan, insya Allah menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para guru yang telah mendidik dan membimbing anak-anak dengan penuh keikhlasan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr Yogi menegaskan komitmen AYWS untuk terus berinovasi dalam bidang pendidikan. Menurutnya, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang bergerak sangat cepat, terutama di tengah kemajuan teknologi dan perubahan global yang semakin dinamis.

“Lembaga pendidikan yang tidak mau berubah akan tertinggal oleh zaman. Karena itu, Al Azhar Yogyakarta World Schools terus bertransformasi dan berinovasi agar mampu menjawab kebutuhan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi utama pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, AYWS memiliki visi untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akidah yang kuat, ibadah yang baik, akhlak mulia, serta kecintaan yang mendalam terhadap Alquran.

“Kami ingin melahirkan generasi yang memiliki wawasan global, mampu bersaing di tingkat internasional, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Fondasi iman, ibadah, akhlak, dan Alquran harus menjadi bekal utama anak-anak dalam menghadapi masa depan,” tegasnya.

Dr Yogi berpesan mengingatkan bahwa wisuda tahfidz merupakan awal dari perjalanan panjang dalam menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an.

“Hari ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah-langkah besar berikutnya. Menjaga hafalan jauh lebih berat daripada menghafalnya. Karena itu, teruslah dekat dengan Al-Qur’an, jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Kegiatan Haflah Tasyakuran dan Wisuda Kelas Tahfidz Kelompok A dan B AYWS berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan. Acara ini menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa dalam menghafal Alquran sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam membangun generasi yang berkarakter Islami, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Chaidir)