BANTUL – Tanggal 16 Juni 2026 akan menjadi hari yang bersejarah bagi SMP Islam Al Azhar 66 Bantul. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, sekolah ini akan menggelar wisuda bagi angkatan perdananya. Momen tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan siswa kelas IX, melainkan penanda keberhasilan sebuah perjalanan pendidikan yang dibangun dari nol hingga mampu menunjukkan kualitasnya kepada masyarakat.
Bagi sebuah sekolah yang relatif baru, perjalanan tiga tahun pertama biasanya diwarnai dengan berbagai tantangan. Mulai dari membangun kepercayaan masyarakat, menyusun budaya sekolah, menghadirkan program unggulan, hingga membuktikan bahwa kualitas pendidikan yang ditawarkan benar-benar mampu menghasilkan generasi yang unggul. Namun, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul berhasil menjawab tantangan tersebut dengan cara yang paling meyakinkan: melalui prestasi.
Menjelang wisuda perdana, sekolah ini telah mengoleksi puluhan prestasi yang diraih para siswa dan guru di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Deretan capaian tersebut menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Deretan Prestasi
Prestasi bertaraf internasional bahkan hadir tidak lama setelah sekolah berdiri. Pada Juli 2024, Kartika Suma Kirana Ratri berhasil meraih Diamond Award dalam ajang 2024 International Music & Performance Arts Festival di Bali. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan bahwa siswa SMP Islam Al Azhar 66 Bantul mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara.
Semangat berprestasi kemudian menjalar ke berbagai bidang lainnya. Di dunia olahraga, Akmal Azzam Kurniawan berhasil meraih Juara III dalam Football Tournament Abimanyu Cup Temanggung 2024. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian awal yang memperlihatkan potensi besar siswa dalam bidang olahraga.
Di bidang keagamaan, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul menunjukkan identitasnya sebagai sekolah Islam yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran, tetapi juga mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi. Ladya Nimasayu Putriana berhasil meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Quran Putri tingkat Kapanewon Bantul. Pada ajang yang sama, Zahid Bisma Maweswara menunjukkan kemampuannya dalam Musabaqah Hifdzil Quran Putra. Sementara itu, Zuneva Khayra Zahwa meraih Juara II Lomba Pidato Pendidikan Agama Islam tingkat SMP se-Kapanewon Bantul.
Prestasi keagamaan kembali hadir pada tingkat yang lebih tinggi ketika tim Cerdas Cermat Agama SMP Islam Al Azhar 66 Bantul yang terdiri atas Herjuno Javas Rizky Asyura, Kartika Suma Kirana Ratri, dan Baruna Omar Abdillah berhasil meraih Juara III tingkat Provinsi DIY. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan akademik dan pemahaman keagamaan para siswa berkembang secara seimbang.
Kemampuan berbahasa dan literasi siswa juga menunjukkan hasil yang membanggakan. Najwa Nafiatul Lafif berhasil meraih Juara II Story Telling tingkat provinsi. Prestasi ini menunjukkan keberanian, kemampuan komunikasi, serta penguasaan bahasa yang terus diasah melalui berbagai kegiatan pembelajaran.
Sementara itu, bidang seni rupa menjadi panggung bagi Humaira Zakiyah Ayunur. Ia berhasil meraih Juara II Lomba Menggambar dan Mewarnai tingkat provinsi. Tidak berhenti sampai di situ, Humaira juga masuk dalam jajaran 10 besar Lomba Ilustrasi FeLKA tingkat SMP Islam Al Azhar se-Indonesia, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas kreativitasnya di tingkat nasional.
Di bidang olahraga bela diri, cabang taekwondo menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi sekolah. Pada ajang 3rd UPY National Taekwondo Championship, Rafael Dehan berhasil meraih Medali Silver. Prestasi serupa juga diraih Carisa Arsanti Putri. Sementara Rama Anggita Hutama dan Dzakwaan Andromeda A.M. berhasil membawa pulang Medali Perak.
Tradisi prestasi taekwondo terus berlanjut pada tahun berikutnya. Dzakwaan Andromeda A.M. meraih Silver Medal pada Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Bantul cabang taekwondo. Ia kembali menunjukkan konsistensinya dengan meraih Silver Medal pada ajang Gelora Taekwondo Indonesia tingkat nasional.
Carisa Arsanti Putri juga kembali menorehkan prestasi dengan meraih Silver Medal dalam Kejuaraan Taekwondo Nasional Open Grade-C Walikota Cup XII Tahun 2025. Pada kejuaraan yang sama, Zahid Bisma Maweswara berhasil meraih Gold Medal, sebuah pencapaian yang semakin mempertegas kekuatan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul dalam cabang olahraga bela diri.
Prestasi olahraga lainnya datang dari Herjuno Javas Rizky Asyura. Dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten Bantul cabang menembak, ia berhasil meraih Juara III Air Pistol Perorangan Putra sekaligus Juara III Air Pistol Beregu Putra. Prestasi ini menunjukkan keberagaman potensi siswa yang berkembang di sekolah.
Di bidang penelitian dan inovasi, capaian para siswa juga tidak kalah membanggakan. Chiara Fleur Azzahra dan Almer Yusuf Hisyam berhasil meraih Medali Perunggu Saintek dalam Workshop Penulisan Proposal Siap OPSI dan Myres Tahun 2025. Prestasi tersebut menjadi langkah awal yang kemudian membawa keduanya lolos ke Tahap II Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional bidang Ilmu Pengetahuan Terapan dan Rekayasa (IPTR).
Semangat penelitian juga ditunjukkan oleh Kartika Suma Kirana Ratri bersama Zuneva Khayra Zahwa yang berhasil lolos ke Tahap II Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia tingkat nasional bidang Sosial Humaniora. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa budaya riset mulai tumbuh kuat di lingkungan sekolah.
Di bidang seni musik, prestasi siswa SMP Islam Al Azhar 66 Bantul juga mencuri perhatian. Raysha Zahra Ramadhani berhasil meraih Juara Harapan III pada Kompetisi Piano Pelajar 2025. Tak lama kemudian, ia kembali meraih Juara Harapan II dalam Yamaha Piano Competition 2025 kategori Junior Division D.
Sementara itu, Kartika Suma Kirana Ratri kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu siswa paling berprestasi di sekolah. Setelah meraih penghargaan internasional pada tahun sebelumnya, ia kembali memperoleh Diamond Award dalam Indonesia National Piano Festival Series 2025 tingkat nasional.
Pada ajang Festival dan Lomba Kreasi Al Azhar (FeLKA) tingkat nasional, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul kembali menunjukkan eksistensinya. Ladya Nimasayu Putriana berhasil masuk 10 besar Musabaqah Tilawatil Qur’an Putri tingkat nasional, sementara Humaira Zakiyah Ayunur masuk 10 besar lomba ilustrasi tingkat nasional. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi sekolah mampu bersaing dengan peserta dari jaringan sekolah Islam Al Azhar di seluruh Indonesia.
Budaya berprestasi yang tumbuh di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul tidak hanya terlihat pada siswa. Para guru juga menunjukkan semangat yang sama. Nurul Fatimah, M.Pd. dan Muhammad Hanif Alfarisi berhasil meraih Juara III Lomba Media Pembelajaran dalam rangka Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia yang diselenggarakan Al Azhar se-Yogyakarta. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pembelajaran terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya sekolah.
Mengukir Sejarah
Jika dihitung secara keseluruhan, dalam kurun waktu tiga tahun pertama, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul telah berhasil mengukir prestasi pada berbagai bidang, mulai dari keagamaan, akademik, penelitian, olahraga, seni rupa, musik, bahasa, hingga inovasi pembelajaran. Prestasi-prestasi tersebut diraih mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, provinsi, nasional, hingga internasional.
Capaian ini tentu bukan hasil kerja dalam semalam. Di balik setiap medali, piala, sertifikat, dan penghargaan yang diraih, terdapat proses panjang yang melibatkan kerja keras siswa, dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif.
Karena itu, ketika wisuda perdana digelar pada 16 Juni 2026 nanti, yang dirayakan bukan hanya kelulusan angkatan pertama. Yang dirayakan adalah keberhasilan sebuah perjalanan. Perjalanan sebuah sekolah muda yang dalam waktu singkat mampu membuktikan kualitasnya melalui prestasi nyata.
Wisuda perdana tersebut akan menjadi tonggak sejarah sekaligus simbol bahwa fondasi yang dibangun selama tiga tahun terakhir telah menghasilkan buah yang membanggakan. Dari ruang-ruang kelas SMP Islam Al Azhar 66 Bantul lahir generasi yang tidak hanya berilmu dan berakhlak, tetapi juga berani berkompetisi, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai panggung prestasi.
Dan bagi SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, wisuda pertama bukanlah akhir perjalanan. Justru inilah awal dari langkah yang lebih besar untuk terus melahirkan generasi unggul yang siap menorehkan prestasi di masa depan. (Chaidir)







