- Anak-anak TK B menjadi seluruh petugas upacara Hari Anak Nasional 2026 dengan penampilan yang gagah, disiplin, dan percaya diri.
- Anak-anak TK B menjadi seluruh petugas upacara Hari Anak Nasional 2026 dengan penampilan yang gagah, disiplin, dan percaya diri.
- Upacara menjadi media pendidikan karakter untuk menanamkan keberanian, tanggung jawab, kepemimpinan, serta cinta tanah air sejak usia dini.
AYWS – Pemandangan berbeda sekaligus membanggakan tersaji di halaman KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari saat memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Kamis (23/7/2026). Seluruh petugas upacara bendera pada peringatan tersebut merupakan anak-anak Kelas TK B yang tampil gagah, percaya diri, dan penuh semangat menjalankan setiap rangkaian tugas kenegaraan.
Dengan balutan seragam yang rapi dan sikap yang tegap, para petugas cilik menunjukkan kedisiplinan serta keberanian yang telah mereka latih bersama para guru. Mulai dari pemimpin upacara, pembawa acara, pembaca ikrar, hingga petugas pengibar Bendera Merah Putih, semuanya mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga upacara berlangsung khidmat dan tertib.
Penampilan mereka tidak hanya mengundang decak kagum para guru, tetapi juga menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan sejak usia dini melalui pengalaman nyata yang menyenangkan dan bermakna.
Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Ikrar Pelajar Anak Indonesia, hingga menyanyikan lagu Anak Indonesia Hebat yang menggema penuh semangat di seluruh area sekolah. Setiap tahapan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik yang berdiri dengan sikap hormat dan penuh kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa.
Momentum Hari Anak Nasional ini dimanfaatkan sekolah sebagai sarana pembelajaran karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dengan pengalaman langsung. Anak-anak tidak hanya mengenal makna upacara bendera, tetapi juga belajar tentang disiplin, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, keberanian tampil di depan umum, serta penghormatan terhadap simbol-simbol negara.
Kepala Satuan Pendidikan KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari, Tri Wahyuni Kurniasih SPd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia emas.
“Upacara Hari Anak Nasional ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan media pembelajaran karakter. Ketika anak-anak diberi kepercayaan menjadi petugas upacara, mereka belajar memimpin, mengikuti aturan, menghargai simbol negara, bekerja sama, sekaligus membangun rasa percaya diri. Pengalaman seperti inilah yang akan menjadi bekal penting dalam tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Menurutnya, memberikan ruang kepada anak untuk mengambil peran dalam kegiatan sekolah merupakan bentuk penghargaan terhadap potensi setiap anak. Kesempatan tersebut juga mendorong mereka menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berani menghadapi tantangan sejak dini.
Suasana upacara berlangsung penuh kekhidmatan sekaligus kehangatan. Guru-guru senantiasa memberikan pendampingan, motivasi, dan teladan sehingga anak-anak mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Raut wajah bangga dan bahagia terlihat jelas ketika para petugas cilik berhasil menuntaskan setiap rangkaian upacara dengan lancar, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, serta berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan penuh kasih sayang. Nilai-nilai tersebut terus diupayakan menjadi bagian dari budaya pendidikan di KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap semangat Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk terus menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, percaya diri, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta bangga menjadi Anak Indonesia. Dengan fondasi karakter yang kokoh sejak usia dini, mereka diharapkan mampu tumbuh menjadi Anak Indonesia Hebat yang kelak memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, negara, dan masa depan Indonesia. (Chaidir)






