Satukan Visi Pendidikan, SD Islam Al Azhar 59 Wonosari Gelar Parents Meeting

  • Perkuat Sinergi – Parents Meeting menjadi ajang menyamakan visi dan mempererat kolaborasi sekolah dengan orang tua dalam mendidik peserta didik.
  • Sosialisasi Program Unggulan – Sekolah memperkenalkan panduan permasalahan antaranak, Buku 7KAIH, serta Program Pramuka Garuda sebagai penguatan karakter.
  • Pembiasaan Keagamaan – Orang tua mendapat pemahaman tentang pembiasaan adab dan keagamaan yang melibatkan peran aktif guru, murid, dan keluarga untuk membentuk karakter Islami.

AYWS – SD Islam Al Azhar 59 Wonosari telah menyelenggarakan kegiatan Parents Meeting pada Sabtu, 18 Juli 2026, bertempat di Auditorium Al Hafidh Kampus Al Azhar Wonosari. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara sekolah dengan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik, khususnya pada tahun ajaran 2026/2027.

Acara menghadirkan pemaparan materi oleh Danar Kusuma, M.Pd., Kepala SD Islam Al Azhar 59 Wonosari didampingi Ahmad Yunus, S.Pd.I., Koordinator Bidang Keagamaan SD Islam Al Azhar 59 Wonosari. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyampaikan berbagai program dan kebijakan sekolah yang menjadi pedoman bagi orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak di rumah maupun di sekolah.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah buku panduan permasalahan antaranak, yang secara khusus diperkenalkan kepada orang tua murid kelas 1 sebagai warga baru SD Islam Al Azhar 59 Wonosari. Panduan ini diharapkan menjadi acuan dalam membangun komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga ketika menghadapi dinamika interaksi antarmurid, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara edukatif dan kolaboratif.

Selain itu, orang tua juga mendapatkan penjelasan mengenai panduan pengisian Buku 7KAIH sebagai salah satu instrumen pemantauan pembiasaan karakter murid yang memerlukan keterlibatan aktif keluarga. Melalui buku tersebut, sekolah dan orang tua diharapkan dapat bersama-sama memonitor perkembangan karakter dan kebiasaan positif anak secara berkelanjutan.

Pada bidang pengembangan karakter dan kepemimpinan, sekolah turut memperkenalkan program Pramuka Garuda sebagai wadah pembinaan murid agar memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, dan semangat pengabdian. Program ini menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan sekolah.

Sementara itu, Ahmad Yunus, S.Pd.I. memaparkan konsep pembiasaan keagamaan dan adab yang menjadi ciri khas pendidikan di SD Islam Al Azhar 59 Wonosari. Ia menjelaskan bahwa murid tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga diberi kesempatan untuk berperan langsung sebagai pemimpin dan teladan dalam berbagai kegiatan keagamaan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepercayaan diri, dan kebiasaan berakhlak mulia sejak dini.

Dalam pemaparannya juga ditekankan pentingnya keterlibatan seluruh guru dalam mengondisikan peserta didik selama pelaksanaan pembiasaan keagamaan dan adab. Pendampingan yang konsisten dari para guru diyakini akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus membangun budaya sekolah yang positif dan religius.

Melalui kegiatan Parents Meeting ini, SD Islam Al Azhar 59 Wonosari berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Kesamaan visi dan langkah dalam mendidik anak menjadi fondasi penting untuk mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, mandiri, dan siap menjadi generasi pemimpin masa depan. (Meyta)