Tingkatkan Budaya 5S dan Literasi Al-Qur’an, Pengawas YPI Beri Bimbingan Khusus di SMPIA 66 Bantul

  • Kunjungan dan Taujihad: Pengawas YPI Al Azhar, Faizin, M.Pd., menyampaikan taujihat seusai salat Zuhur berjamaah untuk memberikan penguatan karakter dan motivasi kepada murid SMP Islam Al Azhar 66 Bantul.
  • Penguatan Al-Qur’an & Adab 5S: Murid diajak konsisten membaca Al-Qur’an hingga di rumah serta menerapkan adab harian melalui budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) di sekolah.
  • Sinergi Sekolah dan Orang Tua: Kegiatan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan akhlak, yang membutuhkan kolaborasi antara lingkungan sekolah dan peran pendampingan orang tua di rumah.

AYWS – Kunjungan Pengawas YPI Al Azhar, Faizin MPd ke SMP Islam Al Azhar 66 Bantul pada Selasa, 15 September 2026, menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman bagi para murid. Usai melaksanakan salat Zuhur berjamaah, Faizin MPd. memberikan taujihat (pengarahan, bimbingan, petunjuk, atau nasihat) singkat kepada murid yang diikuti dengan penuh perhatian.

Dalam kesempatan tersebut, Faizin, terlebih dahulu menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan salat Zuhur berjamaah yang berlangsung dengan khusyuk dan khidmat. Suasana tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan ibadah sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan ketenangan kepada para murid.

Melalui taujihat yang disampaikan, Faizin mengajak para murid untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dalam membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak hanya dilakukan ketika berada di sekolah, tetapi juga perlu dilanjutkan di rumah dengan pendampingan dari orang tua.

Murid diharapkan memiliki kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an secara konsisten sehingga kemampuan membaca semakin baik dan kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengingatkan pentingnya membaca Al-Qur’an, Faizin juga memberikan pesan mengenai pentingnya menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari. Adab yang baik perlu diterapkan kepada siapa pun, baik kepada sesama teman maupun kepada orang yang lebih tua.

Salah satu hal yang ditekankan adalah penerapan 5S dalam kehidupan di sekolah, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter murid dalam berinteraksi dengan guru, tenaga kependidikan, teman, maupun seluruh warga sekolah.

“Adab tidak hanya ditunjukkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap dan kebiasaan kita sehari-hari. Karena itu, mari kita biasakan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun di lingkungan sekolah,” pesan Faizin.

Para murid menyimak taujihad dengan baik. Suasana berlangsung tenang dan penuh perhatian, menunjukkan antusiasme murid dalam menerima nasihat yang disampaikan.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan di SMP Islam Al Azhar 66 Bantul tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Kemampuan membaca Al-Qur’an, kebiasaan beribadah, serta penerapan adab dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian yang terus ditanamkan dalam keseharian murid.

Melalui kunjungan dan taujihad tersebut, diharapkan murid semakin termotivasi untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari keseharian, sekaligus membiasakan diri menunjukkan sikap yang baik dalam setiap interaksi. Dari sekolah, kebiasaan baik ditumbuhkan. Dari rumah, kebiasaan tersebut dilanjutkan. Dengan sinergi antara sekolah dan orang tua, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan adab yang baik. (nurul fatimah)