SLEMAN – Semangat kepanduan terpancar nyata di Auditorium Al Hafidz pada Rabu, 13 Mei 2026. Murid-murid kelas 3 SD Islam Al Azhar 31 dan 77 Yogyakarta berkumpul bersama dalam ajang Pesta Siaga yang penuh edukasi dan kegembiraan.
Dengan mengusung tema besar “Bersama Siaga Menjadi Anak Indonesia Hebat”, kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemandirian dan sinergi 20 Barung di Auditorium Al Hafidz
Kegiatan ini diikuti oleh 20 barung yang tampil kompak dengan atribut pramuka lengkap. Sejak pagi, auditorium sudah dipenuhi dengan semangat dari masing-masing kelompok. Setiap barung harus menunjukkan kekompakan dan kerja sama tim yang solid untuk menghadapi serangkaian tantangan yang telah disiapkan oleh kakak-kakak pembina.
Menaklukkan 10 Pos dengan 5 Materi Utama
Perjalanan menuju “Siaga Hebat” dilakukan melalui 10 pos yang tersebar di area sekolah. Seluruh pos tersebut merupakan pendalaman dari lima kategori materi utama, yaitu:
Pos Kerohanian: Menguji pemahaman murid mengenai nilai-nilai agama, hafalan doa, dan praktik ibadah sebagai fondasi utama karakter murid Al Azhar.
Pos Kebangsaan: Menanamkan rasa cinta tanah air melalui pengenalan tokoh pahlawan, lagu daerah maupun nasional, dan wawasan nusantara.
Pos Keterampilan: Mengasah kemampuan praktis kepramukaan (scouting skills) seperti membuat simpul dasar dan memahami sandi sederhana.
Pos Ketangkasan: Uji fisik dan konsentrasi melalui berbagai permainan ketangkasan yang menuntut koordinasi motorik dan ketajaman fokus.
Pos Materi Umum: Menantang wawasan murid mengenai pengetahuan umum dan dasar-dasar kepanduan.
Setiap barung harus menunjukkan performa terbaik di setiap pos untuk mengumpulkan poin maksimal. Namun, di atas segalanya, nilai kejujuran dan saling membantu antaranggota tim menjadi poin penilaian yang paling utama.
Pesta Siaga ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana implementasi kurikulum kepramukaan dalam bentuk yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini, murid-murid belajar bahwa untuk menjadi “Anak Indonesia Hebat”, diperlukan perpaduan antara kecerdasan, ketangkasan fisik, dan kedalaman spiritual.
Acara ditutup dengan penuh keceriaan dan pembagian apresiasi bagi barung-barung yang menunjukkan semangat luar biasa sepanjang kegiatan. Pengalaman berharga di Auditorium Al Hafidz ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pramuka siaga untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi bangsa.
(Susi Setyowati)







