- Komitmen Pendidikan Berkualitas: Pendiri HAWS, Drs. Hafidh Asrom, M.M., menegaskan komitmen menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dengan pengalaman lebih dari 21 tahun serta dukungan para ahli, profesor, dan praktisi pendidikan nasional maupun internasional.
- Bangun Atmosfer Global: HAWS menyambut kedatangan 10 mahasiswa dari Northern Illinois University, Amerika Serikat, sebagai bagian dari penguatan jejaring internasional sekaligus menghadirkan atmosfer pendidikan bertaraf global bagi peserta didik.
- Pengembangan Berkelanjutan: HAWS terus melengkapi fasilitas pembelajaran modern, mengadopsi konsep pendidikan Finlandia dan nilai Islam moderat dari Turki, serta menyiapkan kawasan pendidikan baru seluas 15 hektare di Patuk yang akan menghadirkan program internasional dan sekolah berbasis Mandarin.
HAWS – Pendiri Hafidh Asrom World Schools (HAWS), Drs Hafidh Asrom MM, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas melalui perpaduan kurikulum internasional, nilai-nilai keislaman moderat, serta dukungan tenaga pendidik profesional.
Hal itu disampaikannya saat menyambut murid baru beserta orang tua pada hari pertama proses belajar mengajar Tahun Ajaran 2026/2027 di Kampus HAWS Magelang, Senin (13/7/2026).
Hafidh Asrom mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih HAWS sebagai tempat pendidikan putra-putrinya. Menurutnya, pengalaman lebih dari dua dekade dalam mengelola sekolah menjadi modal penting untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Insya Allah kami berkomitmen memberikan yang terbaik dalam pengelolaan pendidikan ini. Dengan pengalaman lebih dari 21 tahun mengelola sekolah, kami optimistis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan para ahli, profesor, serta praktisi pendidikan, baik dari tingkat nasional maupun internasional,” ujar Hafidh Asrom.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada hari yang sama HAWS menerima kedatangan 10 mahasiswa tingkat akhir dari Northern Illinois University, Amerika Serikat, yang dijadwalkan juga akan mengunjungi kampus HAWS Magelang. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penguatan jejaring internasional yang tengah dibangun sekolah.
“Kehadiran mereka merupakan salah satu upaya kami menghadirkan atmosfer pendidikan bertaraf global bagi peserta didik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hafidh Asrom turut meminta dukungan dan doa dari seluruh orang tua agar proses pendidikan di HAWS berjalan dengan baik. Ia memastikan seluruh tenaga pendidik yang bertugas merupakan guru-guru yang telah dipersiapkan sesuai kompetensinya sehingga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
Meski demikian, Hafidh Asrom mengakui bahwa HAWS Magelang masih berada pada tahap awal pengembangan. Sekolah tersebut baru dibangun sekitar tiga bulan sejak mulai dipersiapkan pasca-Ramadan 2026 lalu sehingga berbagai penyempurnaan masih terus dilakukan.
“Kami menyadari sekolah ini masih sangat baru. Karena itu kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Kami akan terus melakukan perbaikan agar pelayanan kepada peserta didik dan orang tua semakin optimal,” ungkapnya.
Seiring dengan proses pengembangan tersebut, berbagai fasilitas pendukung pembelajaran mulai dilengkapi secara bertahap. Di antaranya area lobi, ruang admisi, ruang kepala sekolah, ruang teater berkapasitas sekitar 100 orang, area tunggu orang tua yang dilengkapi kafe, hingga perpustakaan umum di lantai atas. Menurut Hafidh Asrom, konsep layanan tersebut diadaptasi dari sistem pendidikan di Korea Selatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa maupun orang tua.
HAWS juga mengembangkan konsep pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum internasional dengan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam moderat. Hafidh Asrom menjelaskan bahwa sistem pembelajaran mengadopsi praktik terbaik dari Finlandia, sementara penguatan karakter keislaman terinspirasi dari pendekatan pendidikan di Turki.
“Harapan kami, anak-anak memiliki fondasi agama yang kuat sekaligus wawasan global sehingga siap menghadapi tantangan dunia yang terus berkembang,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada pengembangan kampus di Magelang, HAWS juga telah menyiapkan rencana ekspansi kawasan pendidikan baru di Patuk, Kabupaten Gunungkidul, di atas lahan seluas sekitar 15 hektare. Kawasan tersebut akan menghadirkan berbagai program pendidikan, termasuk sekolah berbasis bahasa Mandarin dan program internasional berbasis kurikulum Amerika, yang tetap dipadukan dengan nilai-nilai keislaman.
Hafidh Asrom kembali mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama mendukung perjalanan HAWS agar mampu menjadi lembaga pendidikan yang memberikan manfaat bagi generasi masa depan.
“Kami mohon doa restu agar seluruh ikhtiar ini mendapatkan keberkahan dan mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki daya saing di tingkat global,” ujarnya. (Chaidir)






