Pemkot Magelang Harapkan HAWS Jadi Inspirasi Pendidikan dan Angkat Citra Positif di Kancah Global

  • Dukungan Pemkot Magelang: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, H. Nurwiyono Slamet Nugroho, M.Pd., meninjau langsung HAWS Magelang pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan berstandar internasional.
  • Apresiasi Konsep Sekolah: Pemkot mengapresiasi desain kampus yang modern, fasilitas lengkap, serta konsep pembelajaran yang memadukan karakter, nilai religius, dan wawasan global untuk menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas.
  • Harapan Jadi Inspirasi: Pemerintah Kota Magelang berharap HAWS mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, mendorong inovasi pendidikan, serta mengangkat citra positif Kota Magelang sebagai kota pendidikan berkelas dunia.

HAWS – Hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027 di Hafidh Asrom World Schools (HAWS) Magelang, Senin (13/7/2026), menjadi momen istimewa dengan kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, H. Nurwiyono Slamet Nugroho, M.Pd., bersama jajaran. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Magelang terhadap hadirnya lembaga pendidikan berstandar internasional yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah lain sekaligus mengangkat citra positif Kota Magelang di tingkat global.

Rombongan disambut langsung oleh Pendiri HAWS, Drs. H.A. Hafidh Asrom, M.M., bersama para kepala satuan pendidikan dan guru. Dalam kesempatan itu, Nurwiyono meninjau berbagai fasilitas sekolah, mulai dari area depan, ruang pembelajaran, perpustakaan, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk melihat secara langsung konsep pendidikan yang dikembangkan HAWS.

Usai melakukan peninjauan, Nurwiyono mengaku terkesan dengan konsep kawasan pendidikan yang dihadirkan HAWS. Menurutnya, desain sekolah yang modern, nyaman, dan ramah bagi peserta didik maupun orang tua menjadi nilai tambah yang jarang ditemui di sekolah pada umumnya.

“Dari sisi lingkungan, tampilan, dan penataannya sangat berbeda. Sekolah ini dirancang modern, nyaman, serta memberikan ruang yang memudahkan orang tua saat mengantar dan menjemput anak. Bahkan ke depan dapat menjadi tempat transit yang aman dan nyaman bagi peserta didik,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai fasilitas yang tersedia menunjukkan keseriusan HAWS dalam membangun ekosistem pendidikan yang lengkap. Selain ruang kelas yang nyaman, sekolah juga memiliki perpustakaan representatif, area publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat, kafe sebagai ruang interaksi, hingga theater room yang mendukung pembelajaran berbasis kreativitas dan presentasi.

Menurut Nurwiyono, konsep pembelajaran yang diterapkan HAWS juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Setiap ruang dirancang tidak hanya mendukung pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai religius, serta pengembangan wawasan internasional bagi peserta didik.

“Pendidikan saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Yang lebih penting adalah membentuk karakter, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menghadapi tantangan global. Konsep tersebut kami lihat mulai dibangun di HAWS,” katanya.

Pemerintah Kota Magelang, lanjut Nurwiyono, memberikan apresiasi atas hadirnya HAWS sebagai alternatif layanan pendidikan yang memadukan standar nasional dan internasional. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan dapat memacu lahirnya berbagai inovasi pendidikan di Kota Magelang.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kehadiran sekolah internasional ini. HAWS menawarkan pendekatan pendidikan yang berbeda dengan memadukan standar nasional dan internasional. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Nurwiyono berharap keberadaan HAWS tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga membawa dampak positif bagi perkembangan dunia pendidikan di Kota Magelang secara keseluruhan. Menurutnya, jika kualitas pendidikan terus meningkat, maka citra Kota Magelang sebagai kota pendidikan juga akan semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Harapan kami, HAWS mampu menjadi salah satu ikon pendidikan Kota Magelang yang dapat mengangkat nama daerah di tingkat global. Ketika ada sekolah berkelas internasional yang berkembang di Magelang, tentu hal itu akan memberikan citra positif sekaligus meningkatkan daya tarik kota ini sebagai destinasi pendidikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kota Magelang, pihak sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Kolaborasi yang baik diyakini akan menghasilkan lulusan berkualitas sekaligus memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga HAWS tidak hanya menghasilkan peserta didik yang unggul, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan serta membawa nama baik Kota Magelang di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. (Chaidir)