Ketua BPPH AYWS : Disiplin dan Pelayanan Prima Kunci Keberhasilan Pendidikan

  • AYWS menegaskan pentingnya disiplin, pelayanan prima, dan koordinasi dalam menyambut tahun ajaran baru.
  • Lingkungan sekolah harus aman, nyaman, serta didukung profesionalisme seluruh warga sekolah.
  • Komitmen, spiritualitas, dan sinergi menjadi fondasi menuju pendidikan Islam unggul dan berdaya saing global.

AYWS – Ketua Yayasan Asram/BPPH Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS), Drs HA Hafidh Asrom MM, menegaskan pentingnya penguatan kedisiplinan, kualitas pelayanan, serta koordinasi antarbagian dalam menyambut Tahun Ajaran 2026/2027.

Penegasan tersebut disampaikan di hadapan keluarga besar AYWS dalam Kajian Rutin Sabtu Wage di Masjid Al Hafidh, Kampus 1 AYWS Sleman, Sabtu (11/7/2026). Kajian Rutin Sabtu Wage mengundang pemateri Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), Prof Dr Ir Eko Kuswardono Budiardjo MSc.

Dalam arahannya, Hafidh Asrom menekankan bahwa seluruh warga sekolah memegang peran strategis dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang prima. Peserta didik harus disambut dengan sikap ramah, lingkungan belajar perlu dijaga agar tetap aman dan nyaman, serta profesionalisme harus tercermin dalam setiap interaksi di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kualitas layanan yang baik akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberhasilan pendidikan.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Tidak hanya berfokus pada pekerjaan administratif di dalam ruangan, tetapi juga melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan kondisi sekolah tertata rapi, aman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

“Kepala sekolah jangan hanya di belakang meja kerja, tapi turun ke lapangan untuk melaihat kondisi lingkungan,” tegasnya.

Penguatan komunikasi dan koordinasi juga menjadi perhatian penting. Setiap kebijakan dan arahan pimpinan harus dipahami secara utuh dan dilaksanakan secara bersama-sama, sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang dapat menghambat pelayanan kepada peserta didik. Ia menegaskan bahwa sinergi antarbagian merupakan kunci dalam menciptakan sistem kerja yang efektif dan responsif.

Pembiasan yang Lebih Baik

Memasuki awal tahun ajaran baru, Hafidh Asrom mengingatkan pentingnya proses penyesuaian dan pembiasaan yang lebih baik. Disiplin, ketertiban, serta budaya kerja positif harus menjadi prioritas utama dalam setiap lini kegiatan. Seluruh tugas diharapkan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, sehingga setiap upaya yang dilakukan membawa keberkahan dan manfaat luas bagi peserta didik.

Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk senantiasa menjaga kedekatan dengan Allah SWT, di antaranya melalui pelaksanaan salat tepat waktu di tengah kesibukan. Spiritualitas, menurutnya, menjadi landasan penting agar setiap langkah yang ditempuh senantiasa mendapat keberkahan.

Hafidh Asrom juga menyampaikan refleksi pribadi bahwa proses memperbaiki diri harus terus dilakukan, terlebih dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan. Ia mengajak seluruh elemen AYWS untuk menjadikan tahun ajaran ini sebagai momentum awal yang penuh kebaikan, dengan semangat memperbaiki program yang belum optimal dan meningkatkan capaian yang telah diraih.

Capaian yang Membanggakan

Perjalanan panjang pendidikan Al Azhar di Yogyakarta, lanjutnya, merupakan anugerah yang patut disyukuri. Sejak berdirinya SD Islam Al Azhar Yogyakarta, berbagai capaian membanggakan berhasil diraih oleh berbagai unit AYWS di seluruh kampus dan boarding.

Keunggulan tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat dalam membangun kualitas pendidikan, baik di dalam maupun di luar kelas. Program boarding school menjadi salah satu pilar penting yang telah melahirkan lulusan berprestasi di tingkat global. Salah satu contohnya adalah Athallah Ahmad Rashad yang berhasil diterima di empat perguruan tinggi terbaik dunia—sebuah bukti nyata bahwa sistem pendidikan yang diterapkan mampu bersaing secara internasional.

Di sisi lain, pengembangan jaringan pendidikan terus diperluas. Al Azhar Yogyakarta tampil sebagai pelopor dalam menghadirkan konsep sekolah Islam modern yang terintegrasi. Berbagai capaian indeks pendidikan yang diraih bahkan mampu melampaui sejumlah sekolah unggulan lainnya.

Hafidh Asrom menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen—guru, tenaga kependidikan, serta yayasan. Oleh karena itu, komitmen untuk menjaga kualitas pendidikan harus terus diperkuat, dengan tetap menghargai setiap proses dan tahapan perkembangan peserta didik.

Menatap masa depan, tantangan dunia pendidikan akan semakin kompleks. Namun dengan semangat kebersamaan, komitmen yang kuat, serta dukungan seluruh pihak, Al Azhar Yogyakarta optimistis mampu terus menjadi pelopor pendidikan Islam yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing global. (Chaidir)