SMA Islam Al Azhar 9–FMIPA UNY Tingkatkan Kompetensi Guru untuk Penulisan Karya Ilmiah di Era AI

  • SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta menggelar workshop penulisan karya ilmiah berbantuan AI untuk meningkatkan kompetensi guru.
  • Sekolah meresmikan kerja sama melalui penandatanganan MoU dengan FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
  • Pelatihan membekali guru memanfaatkan AI sebagai pendukung riset tindakan kelas dan penyusunan karya ilmiah yang berkualitas.

AYWS – Menghadapi tantangan pendidikan di era digital, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta mengambil langkah strategis untuk mendongkrak profesionalisme gurunya. Sekolah ini menggelar workshop intensif bertajuk “Workshop Penulisan Karya Ilmiah Berbantuan AI Berbasis Praktik Kelas sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah”.

​Acara ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga momentum bersejarah dengan diresmikannya kerja sama formal antara pihak sekolah dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY).

​Kolaborasi Strategis Demi Mutu Pendidikan

​Acara dibuka dengan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan antara SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta dan FMIPA UNY. Kerja sama ini disepakati untuk memperkuat sinergi di bidang Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup peningkatan mutu pendidikan sekolah, kolaborasi penelitian Pendidikan, dan pPengabdian kepada masyarakat.

​Sinergi dengan perguruan tinggi seperti FMIPA UNY adalah langkah nyata untuk memastikan para pendidik di SMA Islam Al Azhar 9 selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi dan metodologi pembelajaran terkini.

​Kupas Tuntas Karya Ilmiah Berbasis AI

​Memasuki sesi inti workshop, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta tampak antusias mengikuti pemaparan materi. Workshop ini menghadirkan jajaran pakar dan akademisi papan atas sebagai pemateri yaitu ​Dr Pujianto MPd, ​Dr Sukardiyono MSi, ​Dr Drs Yusman Wiyatmo MSi, ​Dr Riki Perdana MPd, ​Dr Febrina Siska Widyaningtyas SPd MPd, ​Bayu Setiaji MPd.

​Fokus utama pelatihan ini adalah menjembatani praktik di dalam kelas dengan penulisan ilmiah yang terstruktur. Para guru dibimbing secara langsung untuk memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai asisten pintar dalam menyusun karya tulis ilmiah—mulai dari perumusan masalah berbasis realita kelas, olah data, hingga penyusunan draf jurnal.

​Penggunaan AI ditekankan bukan untuk menggantikan peran berpikir kritis guru, melainkan sebagai alat efisiensi agar proses riset tindakan kelas (RTK) menjadi lebih terukur dan adaptif.

​Dampak Jangka Panjang

​Melalui workshop berbasis praktik ini, para guru diharapkan tidak lagi canggung dalam menghadapi kewajiban publikasi ilmiah. Peningkatan kompetensi ini diyakini akan berdampak langsung pada kualitas pengajaran di kelas, yang pada akhirnya melahirkan inovasi-inovasi belajar yang berpihak pada murid.

​Dengan adanya payung hukum MoU dengan FMIPA UNY, program peningkatan kompetensi berkelanjutan seperti ini dipastikan akan terus bergulir ke depannya. (Setyo Eko)