Mars Yasram: Kisah Sebuah Karya Monumental yang Mengabadikan Nama Idi

PERJALANAN hidup seseorang sering kali tidak ditentukan oleh seberapa cepat ia mencapai tujuan, tetapi oleh seberapa dalam ia menapaki prosesnya. Bagi Pradoto Idi Hapsoro, perjalanan itu bukan sekadar tentang menjadi seorang guru atau musisi, melainkan tentang bagaimana menjadikan seni sebagai jalan hidup, dan pada akhirnya sebagai warisan.

Ia lahir di Purworejo pada 9 November 1990. Sejak masa muda, ketertarikannya pada musik bukan hanya sekadar hobi, melainkan panggilan yang terus tumbuh. Ketika memilih untuk menempuh pendidikan di Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2008, ia sebenarnya sedang menapaki jalan panjang yang akan membentuk identitasnya di masa depan.

Perjalanan kuliah itu tidak selalu mulus. Ia sempat mengambil jeda selama dua tahun untuk bekerja. Namun justru di masa itulah, ia belajar memahami dunia nyata—bahwa seni tidak hanya dipelajari, tetapi juga harus dijalani.

Bahkan sebelum menyelesaikan studinya, Idi telah memulai pengabdian di dunia pendidikan. Tahun 2011 menjadi awal langkahnya sebagai guru honorer. Ia mengajar di SMP Negeri 6 Yogyakarta, kemudian di SMA Negeri 3 Yogyakarta, serta beberapa sekolah lainnya. Di ruang-ruang kelas sederhana itulah, ia menempa dirinya—belajar menghadapi beragam karakter siswa, mengolah metode pembelajaran, dan menemukan satu keyakinan bahwa seni adalah cara paling manusiawi untuk membentuk karakter.

Di sisi lain, kehidupannya tidak pernah jauh dari panggung. Sejak tahun yang sama, ia juga aktif sebagai musisi—menjadi session player yang mengisi berbagai acara, dari pernikahan hingga event korporasi. Musik bukan sekadar aktivitas sampingan, tetapi bagian dari napas hidupnya. Di sana, ia belajar tentang disiplin, improvisasi, dan bagaimana menyampaikan emosi melalui nada.

Tahun 2016 menjadi titik penting yang mengubah arah perjalanan hidupnya. Di tahun itu, ia resmi bergabung sebagai Guru Seni Budaya di SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta. Di tempat ini, ia tidak hanya mengajar, tetapi mulai membangun pengaruh. Ia menghadirkan pembelajaran yang hidup—menggabungkan musik, seni rupa, dan kreativitas digital, sehingga siswa tidak hanya belajar, tetapi juga mengalami dan menciptakan.

Namun, di tahun yang sama pula, lahir sebuah karya yang kelak menjadi bagian dari sejarah. Yayasan Asram saat itu menggelar Lomba Cipta Mars Yayasan Asram, yang diikuti oleh perwakilan dari seluruh unit sekolah—yang berjumlah sembilan unit. Lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sebuah upaya untuk menemukan identitas musikal yang mampu mewakili nilai, semangat, dan cita-cita yayasan.

Di tengah persaingan tersebut, Idi menciptakan sebuah lagu. Lagu yang tidak hanya disusun dengan teknik musikal, tetapi juga dengan pemahaman mendalam tentang makna kebersamaan dan visi pendidikan.

Tanggal 24 November 2016, di Kampus Al Azhar Yogyakarta Monjali, Sleman, menjadi momen yang tidak terlupakan. Karya Idi diumumkan sebagai pemenang. Ia meraih hadiah sebesar Rp5 juta. Namun bagi Idi, kemenangan itu bukan sekadar pencapaian, melainkan tanggung jawab. Karena setelah itu, proses panjang justru dimulai.

Mars Yayasan Asram yang ia ciptakan tidak langsung final. Lagu tersebut mengalami delapan kali revisi dalam kurun waktu sekitar enam bulan. Dalam proses tersebut, berbagai masukan datang dari tokoh-tokoh penting seperti Pak Zulfi Fuad Tamyiz, almarhum Pak Ruli, dan Pak Hafidh Asrom (Ketua Yayasan Asram/BPPH Al Azhar Yogyakarta).

“Delapan kali revisi selama enam bulan. Pak Zulfi, Pak Ruli (almarhum), Pak Hafidh ikut memberi measukan,” kenang Idi.

Proses itu bukan sekadar perbaikan teknis, tetapi penyempurnaan makna. Setiap lirik diperhalus, setiap nada dipertajam, hingga akhirnya lahirlah sebuah lagu yang benar-benar merepresentasikan jiwa yayasan. Hari ini, lagu itu dikenal sebagai Mars Yayasan Asram (Yasram).

Ia tidak lagi sekadar karya pribadi, melainkan telah menjadi milik bersama. Lagu tersebut dinyanyikan dalam setiap acara resmi oleh seluruh keluarga besar Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) di semua kampus. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, Mars Yasram terus menggema—menyatukan semangat, memperkuat identitas, dan menanamkan kebanggaan. Di situlah sebuah karya menjadi abadi.

Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang terus hidup setelah ia selesai berkarya. Namun Idi telah melakukannya.

Tekuni Dunia Videografi

Di luar itu, ia terus berkembang. Sejak 2018, ia menekuni dunia videografi dan menjadi drone pilot profesional. Ia juga aktif sebagai content creator edukasi musik, memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pengetahuan dan inspirasi.

Prestasi demi prestasi turut mengiringi perjalanannya—mulai dari juara vokal tingkat nasional, lomba band bergengsi, hingga FLS3N tingkat provinsi. Ia juga dikenal sebagai guru yang kreatif dan berprestasi.

Namun, jika ditarik ke inti terdalam, perjalanan Idi bukan hanya tentang profesi atau prestasi. Ia adalah tentang konsistensi. Tentang bagaimana seorang guru honorer yang mengajar dari satu sekolah ke sekolah lain, perlahan membangun dirinya, hingga mampu menciptakan sebuah karya yang kini dinyanyikan oleh ribuan orang. Tentang bagaimana seni tidak hanya menjadi pelajaran, tetapi menjadi identitas. Dan tentang bagaimana satu lagu, dapat menjadikan nama seseorang terus hidup—tanpa harus disebutkan setiap saat.

Selama Mars Yasram terus dinyanyikan, karya itu akan tetap hidup. Dan bersama itu, nama Pradoto Idi Hapsoro akan selalu ikut bergema.

Makna Mars Yasram

Mars Yayasan Asram Yogyakarta merupakan lebih dari sekadar lagu seremonial. Ia adalah representasi semangat, identitas, dan cita-cita besar Yasram sebagai lembaga pendidikan yang berdiri kokoh di Kota Yogyakarta, kota budaya yang sarat nilai tradisi dan kearifan lokal. Melalui mars ini, Yasram menegaskan komitmennya dalam memadukan nilai agama, budaya, dan kebangsaan dalam satu harmoni pendidikan yang utuh.

Misi utama yang tergambar dalam lagu ini adalah membentuk generasi muda yang cendekia, berkarakter, dan berakhlak mulia. Tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mandiri, bersahaja, serta memiliki semangat beramal dalam kehidupan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak insan yang siap meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan.

Lebih jauh, Mars Yasram juga menegaskan pijakan kuat pada nilai-nilai kebangsaan. Dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Yasram berperan dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air serta membangun masyarakat madani yang beriman, berilmu, dan berperikemanusiaan.

Keunikan lainnya, mars ini menghadirkan sentuhan global melalui bagian berbahasa Inggris, yang mencerminkan visi Yasram sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga mendorong lahirnya jiwa kewirausahaan demi kehidupan yang lebih baik.

Pada akhirnya, Mars Yasram menjadi simbol ajakan untuk bersatu, melangkah bersama, dan terus berikhtiar dengan iringan doa agar setiap usaha mendapatkan ridho Ilahi. Sebuah lagu karya monumental yang tidak hanya dinyanyikan, tetapi juga dihayati sebagai semangat perjuangan dalam membangun generasi dan peradaban. (Chaidir)

MARS YAYASAN ASRAM YOGYAKARTA

Cipt. P. Idi Hapsoro

Yayasan  Asram Yogyakarta

Berdiri tegar di kota budaya

Menjunjung  tinggi tradisi dan agama

Satukan cita tuk membangun bangsa

Mengemban tugas yang  mulia

Mendidik cendekia tunas muda

Berdikari, beramal, bersahaja

Capai prestasi songsong masa depan

Yasram

Chorus

Yayasan  Asram Yogyakarta

Membangun visi tuk dampingi bangsa

Panji telah berkibar, layar telah terkembang

Semoga ridho Illahi

Yasram Yogyakarta

Interlude

Berdasar pancasila dan  UUD 45

Cinta tanah air Indonesia Raya

Meningkatkan keimanan dan kemanusiaan

Tuk terwujudnya masyarakat madani

Asram Foundation of Yogyakarta

Have promise to advance the education

And aslo train people be enterpreneur

For better life and grateful to the creator

Yasram

Chorus

Yayasan  Asram Yogyakarta

Membangun visi tuk dampingi bangsa

Ayo maju bersama, satukan tekad kita

Semoga slalu berjaya

Yasram Yogyakarta

Yasram Yogyakarta

Yasram Yogyakarta ***